Kepedulian Terhadap Anak Jalanan Menghantarkan Sri Harianti Menjadi Wisudawan Terbaik FAI UMM

Sri Harianti, Wisudawan Terbaik Fakultas Agama Islam pada Wisuda ke 96 periode 2 Tahun 2020 yang digelar pada senin, 14 September, telah meraih Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.I) dengan penelitiannya yang berjudul “Implementasi Nilai – Nilai Akhlak pada Anak Jalanan di Pondok Pesantren Salafiyyah Sabilul Hikmah Kota Malang”. Alumni FAI UMM kelahiran lombok ini dapat menyelesaikan studi sarjana di Prodi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,59. Berbekal ilmu yang telah didapat selama di bangku kuliah, Sri melakukan sebuah penelitian di Pondok Pesantren Salafiyyah Sabilul Hikmah Kota Malang dengan obyek penelitian para santri asuhan yang merupakan anak jalanan. Pendidikan Islam mengemban tujuan untuk membentuk insan kamil, melalui penerapan nilai-nilai Islam yang merujuk pada pembinaan akhlak Islami yang diharapkan memberikan dampak dan kontribusi yang positif dalam membentuk akhlak anak bangsa. utamanya memberikan pengetahuan agama terhadap anak-anak yang masih minim pengetahuan agama dan belum mendapatkan pendidikan yang layak seperti yang dialami anak jalanan. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada beberapa implementasi yang merupakan cerminan dari sifat jujur, berperilaku baik, malu, rendah hati dan sabar. Selain itu metode yang digunakan dalam pengimplementasian mencakup metode ceramah, halaqoh dan Tanya jawab serta melalui pembiasaaan berdasarkan kegiatan-kegiatan yang terjadwal di pondok pesantren salafiyyah sabilul hikmah kota Malang. (LA)
Sambut Tahun Ajaran Baru 2020/2021, FAI UMM Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan

Sambut Tahun Ajaran 2020/2021, Fakultas Agama Islam melaksanakan koordinasi dengan seluruh dosen pengampu mata kuliah. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Dekan II FAI UMM, Muhammad Sarif, M.Ag., tersebut dimulai pukul 10.00 WIB pada hari kamis, 17 September 2020 di Aula Lantai 6 GKB 3. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dilanjutkan sambutan dan pengarahan dari jajaran Dekanat FAI UMM yang kemudian dilanjutkan koordinasi perkuliahaan dan penutup. Hal-hal yang dibahas pada rapat koordinasi ini mulai dari proses pembelajaran, jadwal perkuliahan, dan distribusi mata kuliah. Dekan FAI, Prof. Tobroni, M.Si menyampaikan bahwa rapat koordinasi bertujuan untuk mempersiapkan perkuliahan semester Ganjil 2020/2021 yang sepenuhnya akan berlangsung secara daring. Beliau menghimbau para dosen untuk mempersiapkan dan mencermati kelengkapan perkuliahan, RPS, jurnal perkuliahan, serta dokumentasi perwalian (Pembimbing Akademik) awal semester guna lancarnya perkuliahan semester Ganjil 2020/2021. Hal terpenting juga, diharapkan untuk mampu meningkatkan prestasi mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan disemua tingkatan, dengan harapan diakhir perkuliahan, mahasiswa dan dosen dapat bekerjasama menghasilkan sebuah produk yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran selama proses belajar mengajar,” tambah Wakil Dekan I, Imamul Hakim, M,Sh. (LA)
Rapat Koordinasi PPBA FAI UMM, Persiapkan Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Via Daring

Menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, Tim Laboratorium Program Pengembangan Bahasa Arab (PPBA) FAI UMM melakukan koordinasi bersama dosen pengajar Bahasa Arab melalui daring. Koordinasi ini dilakukan mengingat tahun ajaran baru akan berjalan dalam era New Normal atau dalam masa pandemi Covid-19. Rapat koordinasi dihadiri oleh Dekan FAI UMM, Prof. Tobroni, M.Si dan Wakil Dekan I Imamul Hakim, M.Sh, yang kemudian dibuka secara resmi oleh Prof. Tobroni, M.Si. Beliau menyampaikan sejarah berdirinya PPBA pada tahun 1990 yang dipelopori oleh Prof. Imam Suprayogo yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Rektor I UMM. Kepala PPBA Firdaus, Lc, M,Ed memberi pengarahan terkait strategi pembelajaran Bahasa Arab secara daring dengan jumlah pengajar 28 dosen, 18 dosen dari FAI UMM dan 10 dosen LB, dalam menyambut tahun ajaran baru 2020/2021 yang akan berjalan dalam masa Era New Normal patut dipersiapkan secara matang. Pasalnya dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut membahas proses belajar mengajar yang nanti akan dilaksanakan secara daring menggunakan sistem pembelajaran E-Learning UMM (Elmu) di tengah situasi pandemi guna mengantisipasi setiap pelajar ataupun dewan guru terhindar dari berbagai penyakit. PPBA merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki FAI UMM untuk memberi bekal cakap berbahasa Arab bagi mahasiswa baru FAI UMM yang pembelajarannya dilakukan selama 2 tahun di semester 1 dan 2. Program ini mempersiapkan mahasiswa FAI UMM agar cakap berbahasa Arab dengan materi Kalam, Qiro’ah, Kitabah dan Tahsin Qur’an. (LA)
Eksplorasi Novelty Karya Skripsi Mahasiswa Menjadi Artikel Ilmiah

Eksplorasi Novelty dalam karya skipsi dan naskah publikasi, merupakan kegiatan yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FAI UMM setiap tahun, dengan peserta mahasiswa yang belum atau sedang menyusun tugas akhir (skripsi), serta para dosen pembimbing Prodi PBA. Kegiatan ini juga sebagai upaya prodi PBA dalam melakukan percepatan dan arahan konkrit mengenai tujuan penelitian sehingga mahasiswa bisa termotivasi dan menemukan nilai kebaruan dari penelitian yang mereka lakukan. Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Moh. Fery Fauzi, M.Pd.I, yang merupakan dosen prodi PBA FAI UMM. Sebagai editor in chief jurnal prodi (IZDIHAR), mengatakan bahwa setiap karya ilmiah (skripsi) dan naskah publikasi mahasiswa harus menghasilkan sebuah novelty sehingga tingkat originalitas dan kebaruan penelitian dapat di pertanggung jawabkan dan dapat memberi manfaat yang signifikan bagi dunia pendidikan bahasa Arab. Sehingga apa yang telah mahasiswa lakukan untuk menghasilkan sebuah penelitian tidak sia-sia. Fery menegaskan bahwa nilai kebaruan dalam sebuah penelitian dapat di hasilkan dengan memperbanyak literasi atau telaah jurnal ilmiah, maka mahasiswa tidak hanya sekedar mebaca akan tetapi dapat mengkomparasikan teori dari berbagai jurnal yang akan di jadikan sebagai acuan dalam meningkatakan kualitas penelitian. Sehingga penelitian yang mahasiswa hasilkan benar-benar memberi dampak secara masif dalam bidang pendidikan bahasa Arab dan teknologinya.(LA)
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Luaran

Pelatihan pembelajaran berbasis luaran yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Agama Islam diikuti oleh seluruh Dosen Prodi PAI UMM, baik dosen muda maupun dosen senior. Pelatihan pembelajaran berbasis luaran ini dilaksanakan di ruang 507 GKB 2 lantai 5 Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 5 September 2020. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka menguatkan pemahaman model pembelajaran berbasis luaran dalam rangka mensukseskan program prodi PAI lulus tanpa harus mengerjakan tugas akhir berupa skripsi, namum bisa berupa artikel ilmiah yang terbit di jurnal nasional terakreditasi. Pelatihan pembelajaran berbasis luaran ini dimulai pukul 08:30-14:00 Wib. Acara pelatihan pembelajaran berbasis luaran ini dibuka oleh dekan Fakultas Agama Islam oleh Prof. Dr. Tobroni, M.Si. Adapun pemateri pada pelatihan pembelajaran berbasis luaran kali ini adalah Dr. Fardini Sabilah, M.Pd, dosen Prodi Bahasa Inggris sekaligus ketua LPPI-UMM dan Dr. Khozin, M.Si yang merupakan dosen senior Prodi PAI yang sedang menjabat sebagai Kepala UPT P2KK-UMM. Disesi akhir acara kedua pembicara berharap dengan adanya pelatihan ini akan semakin banyak artikel artikel yang terbit di berbagai jurnal nasional baik dari dosen maupun dari kalangan mahasiswa dan akan meningkatkan rangking Universitas Muhammadiyah Malang di kancah nasional maupun internasional dalam publikasi artikel jurnal ilmiah. (LA)
Serah Terima Jabatan Struktural, Perkuat Sinergitas FAI UMM Meraih SDM Unggul

Serah terima jabatan stuktural di Fakultas Agama Islam secara resmi dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Malang pada jum’at, 04 September 2020. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dr. Ahmad Juanda, M.M., Ak. CA, dilanjutkan dengan serah terima jabatan yang diberikan secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Prof. Tobroni, M.Si kepada jajaran stuktural baru. Pejabat baru yang dilantik yaitu Imamul Hakim, SE., M.Sh sebagai Wakil Dekan I FAI UMM, Dr. Rahmad Hakim, M.MA sebagai Ketua Prodi Ekonomi Syari’ah, Mochamad Novi Rifai, MA sebagai Sekprodi Ekonomi Syari’ah, Fitrian Aprilianto, M.E sebagai Kepala Laboratorium Ekonomi Syari’ah dan Fahrudin Mukhlis, M.IRKH sebagai Kepala Laboratorium Komputer Terpadu FAI UMM. “Dinamika pergantian struktural di UMM sudah biasa, sehingga hanya orang penting yang tahu kepentingan yang mampu menjalankan amanah serta bertanggung jawab secara maksimal dan baik,” ungkap Tobroni. Momentum serah terima jabatan tidak hanya berarti formalitas seremonial penggantian jabatan, melainkan sebagai sarana refleksi terhadap tugas dan tanggung jawab jabatan yang telah dilakukan sebelumnya, maupun sebagai langkah baru dalam menghadirkan perubahan dan peningkatan kinerja menuju SDM unggul di masa depan.
Kembangkan Inovasi Teaching Material, FAI UMM Bekali Dosen Dengan Pelatihan Polysincronus

Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru di masa pandemi, Tim Polysynchronous FAI UMM yang dikepalai oleh Imamul Hakim melaksanakan Pelatihan Teaching Material dan Pendampingan Pengelolaan EL-MU Sebagai Media Pembelajaran Polysynchronous yang dimulai sejak tanggal 24 sampai 26 Agustus 2020 di Laboratorium Ilmu Komunikasi UMM. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi dosen FAI UMM agar berinovasi dalam mempersiapkan materi pembelajaran secara daring di tahun ajaran 2020/2021 mendatang. Tim Polysynchronous FAI UMM menawarkan beberapa inovasi teaching material melalui beberapa platform seperti prezy, OBS Studio, Power Point 2019 agar memudahkan para dosen mempersiapkan materi pembelajaran yang efektif, efisien dan inovatif sehingga seluruh mahasiswa dapat mengakses secara mudah. Setelah materi disiapkan dalam bentuk video pembelajaran, para dosen dapat mengunggah video pembelajaran dengan menyusun sebuah playlist melalui youtube channel yang kemudian dapat diakses oleh mahasiswa kapanpun dan dimanapun berada. “Peralihan pembelajaran secara daring membutuhkan pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran online. Oleh karena itu diperlukan sebuah pelatihan atau edukasi terhadap dosen khususnya FAI UMM agar dapat mendukung pembelajaran secara online yang inovatif selama wabah Covid-19 ini berlangsung agar mahasiswa tetap semangat untuk mengikuti perkuliahan meskipun dengan jarak jauh”, ujar Imamul. Selain itu, Tim Polysynchronous FAI UMM memberi pendampingan kepada para dosen terkait dengan pengelolaan EL-MU sebagai media pembelajaran polysynchronus yang akan menjadi platform utama yang telah disediakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Oleh karena itu, dosen FAI UMM dapat meningkatkan inovasi pembelajaran daring sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman serta menjaga semangat belajar para mahasiswa FAI UMM untuk menjadi kreatif dan produktif manjalankan perkuliahan secara online.
Bertahap Tapi Pasti, UMM Menuju Akreditasi Internasional

Rabu, 26 Agustus 2020 dihelat pertemuan antara Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) (Prof. Dr. Syamsul Arifin), Asisten Rektor Bidang Akreditasi Internasional (Dr. Suparto), Kepala International Relations Office/IRO (Dr. Latipun), para Wakil Dekan 1 dan delegasi Internasionalisasi Fakultas (PIC Internasionalisasi). Dalam pertemuan tersebut membicarakan akreditasi internasional yang telah diraih oleh beberapa Program Studi (Prodi) di UMM, yang sedang diproses dan mendorong berbagai Prodi lainnya untuk mempersiapkan akreditasi tersebut. Menurut Prof. Syamsul Arifin, hal ini penting sebagai agenda internasionalisasi akademik. Menurut hematnya, “Kita perlu mengambil peluang di tengah pandemi Covid-19 dengan menggenjot akreditasi internasional.” Menurut Dr. Suparto dan Dr. Latipun, program internasionalisasi akademik ini merupakan program yang harus dipersiapkan secara matang, sehingga UMM bisa bertarung di level global. Tentu angin segar ini mendapatkan tanggapan yang positif dari berbagai pihak, terutama para Wakil Dekan 1 (Bidang Akademik) yang hadir. Bahkan dengan nada yang penuh kepercayaan diri, mereka saling berbagi informasi mengenai berbagai program kerjasama internasional (terutama riset, publikasi dan penyelenggaraan pendidikan kolaboratif) dan tentang pengalaman menyelenggarakan “kelas internasional”. Tambahan dari Wakil Rektor 1 adalah, internasionalisasi akademik yang dilakukan, tersinkronisasi dengan program “Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar” yang ditekankan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. “Ada sekitar 40 kredit (sks) yang dialokasikan atau disediakan oleh program studi, sehingga bisa memfasilitasi para mahasiswa untuk menempuh kemerdekaan dalam belajar.” Hasnan Bachtiar, PIC Internasionalisasi Fakultas Agama Islam mengajukan pertanyaan, “Apa standar dan lembaga akreditasi internasional yang cocok untuk FAI? Dan, apakah ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA) dapat dijadikan rujukan?” Menurut Wakil Rektor 1, beliau mengemukakan bahwa “AUN QA hanya sertifikasi internasional. Karena itu, meskipun memberikan nilai tambah, FAI bisa memilih di antara beberapa badan akreditasi internasional yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.” Standar yang dimaksud oleh Prof. Syamsul Arifin adalah European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR/https://www.eqar.eu/) dan Council for Higher Education Accreditation (CHEA/https://www.chea.org/). Di bawah naungan kedua payung itulah, terdapat berbagai lembaga akreditasi yang bisa dipilih oleh Fakultas Agama Islam, misalnya adalah ACQUIN – Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (http://www.acquin.org), A3ES – Agency for Evaluation and Accreditation of Higher Education (http://www.a3es.pt), FIBAA – Foundation for International Business Administration Accreditation (http://www.fibaa.org/en/welcome-page/) dan yang lain sebagainya. Apa langkah berikutnya yang akan ditempuh? Tunggu tanggal mainnya. Bertahap tapi pasti, seluruh program studi di UMM sedang menuju akreditasi internasional.[HB]
MAGANG LUAR NEGERI PRODI BAHASA ARAB FAI UMM MENUJU REKOGNISI INTERNASIONAL

Kesempatan magang di luar negeri merupakan salah satu program internasionalisasi prodi PBA yang sejak awal berdirinya memiliki komitmen untuk menjalin kerja sama internasional dengan negara-negara luar. Ahmad Fatoni, sebagai Kaprodi PBA menerangkan bahwa bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional, senyatanya tidak sulit bagi prodi PBA UMM untuk membangun hubungan dengan dunia internasional, khususnya dengan negara-negara Timur Tengah. Magang yang berlangsung selama satu bulan tersebut dimulai sejak tanggal 12 Agustus hingga 30 September 2020. Menurut Murdiono, selaku kepala LPBA, magang tahun ini diarahkan pada tersemainya pengalaman langsung praktik membina pembelajaran bahasa Arab yang partisipatoris dan berbasis tindakan kelas. Selain itu, mahasiswa peserta magang diharapkan mampu mengembangkan diri di bidang non pendidikan kendati masih dalam satu rumpun keilmuan. Dengan demikian, para praktikan dapat memiliki modal pengetahuan agar nantinya menjadi tenaga pendidik bahasa Arab yang inovatif, kreatif, dan rekreatif tanpa kehilangan muatan etik di dalamnya. “Periode ini ada 37 mahasiswa dari Program Studi PBA UMM yang melakukan praktik magang ke sekolah-sekolah. Sebagian besar menyebar di beberapa daerah seperti MA Banjar 4 Kalimantan Selatan, SMAN 1 Masbagik Lombok Timur, MA Sunan Cendana Kwanyar, Bangkalan dan lain-lain. Sementara 4 orang yang memilih magang ke luar negeri; 1 mahasiswa di sekolah menengah Phattanasart Wittaya Tarang Petchburi, Thailand dan 3 mahasiswa di Ma’had Tahfidz Ismail Selangor, Malaysia. Mahasiswa PBA UMM yang praktik magang di Thailand atas nama Akrom Moungoming dan di Malaysia atas nama Ayuha Shofiatur Rohmah, Fitri Ayiningsih, Nur fuadah,” jelas Murdiono. Pelaksanaan kegiatan tersebut diawali dari prosesi penyerahan pada tanggal 10 Agustus 2020 secara serentak oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) masing-masing sekolah. Untuk sekolah menengah Phattanasart Wittaya Tarang, Thailand, diterima langsung oleh kepala sekolah ustadz Anan Muang-Uming, Lc. dan guru pamong ustadz Yahya Bua-ngam, Lc., keduanya alumni dari universitas di Saudi Arabia. Mereka sangat senang menerima peserta magang dan berharap kerja sama melalui magang tersebut dapat berlanjut di masa-masa mendatang. “Ini adalah program yang sangat bagus dalam mewujudkan kerja sama antara Program Studi PBA UMM dan sekolah Phattanasart Wittaya Tarang.” Ujar Yahya Bua-ngam. Magang ke luar negeri semacam ini juga dilaksanakan oleh prodi-prodi lain di lingkungan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Kerja sama internasional, salah satunya lewat program magang luar negeri ini, senyatanya dapat diperbanyak bila ingin memiliki prodi yang berkualitas serta mendapatkan rekognisi internasional. (LA)
Tambah Jumlah Doktor, FAI UMM Tingkatkan Kualitas Dosen

FAI UMM tingkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran dengan bertambahnya dosen bergelar Doktor di Bidang Pendidikan Bahasa Arab. Ujian promosi Doktor yang berhasil dituntaskan oleh Achmad Tito Rusady pada hari senin (24/08/20), di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan judul disertasi Tathwiru Mawad Ta’lim Mahaaratil Kitabah ‘Ala Dhou’i Al Iqtiran Al lafzhi (pengembangan bahan ajar keterampilan menulis berbasis kolokasi). Hasil penelitian yang lolos dipertahankan di depan 7 penguji yaitu Prof. Dr. H, Faishol Mahmud Adam Ibrahim (penguji 1), Dr. H. Nur Hadi, M.A (Penguji 2), Dr., Abdul Wahab Rosyidi, M.Pd (Penguji 3), prof. Dr. Abd Haris, M.Ag (Ketua/penguji 4), H. Basri, M.A. Ph.D (sekertaris/penguji 5), Prof. Dr. H. Nurul Murtadho, M.A (promotor/penguji 6), Dr. H. Uril Bahruddin, M.A (Co-Promotor/penguji 7) dengan obyek penelitian mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Malang, semester 2. Kolokasi adalah padanan atau gabungan antara satu kata dengan kata yang lain, yang terdengar wajar bagi penutur aslinya. Contoh, Maata dan tawaffaa sama-sama berarti ‘mati’. Masing-masing memiliki padanan/kolokasinya sendiri seperti ‘maata al hayawaan’ (telah mati seekor hewan), dan tawaffa al ‘aalim (telah wafat seorang alim). Tito sebagai dosen Prodi PBA melihat masih banyak pembelajar bahasa Arab melakukan kesalahan dalam aspek ini, hal itu dikarenakan pola bahasa asing dimasukkan ke bahasa Arab. Seperti dalam kalimat bahasa Indonesia, “mati lampu” ada yang menerjemahkannya menjadi “matal mishbaah”, seharusnya adalah “inqhoto’al kahruba’. “Kolokasi Arab hanya ditulis dalam penelitian teks, sepeti kolokasi dalam Al Qur’an, hadith, kitab, dan berita. Sedangkan kolokasi Arab dalam bentuk bahan ajar, masih belum ditemukan. Untuk itu, penelitian ini fokus untuk menghasilkan produk bahan ajar keterampilan menulis Arab berbasis kolokasi. Keterampilan menulis memiliki kekhususan dan keistimewaan yang berbeda dari keterampilan berbahasa lainnya. Dalam menulis, seseorang sedang melakukan proses mengikat informasi dengan melibatkan gerakan tangan, melihat tulisan, dan berpikir. Dalam bahyak literatur dikatakan bahwa menulis sangat membantu seseorang dalam menghafal. Dalam pepatah Arab dikatakan,vAl ilmu shoydun walkitabatu qoyduhu.. qoyyid shuyuudaka bilhibalil watsiqah (Ilmu itu ibarat hewan buruan, dan tulisan adalah pengikatnya. Ikatlah hewan-hewan buruanmu dengan ikatan-ikatan yang kuat),” ungkap Tito. Disertasi ini menggunakan jenis R&D dengan model ADDIE yang ditemukan oleh Dick and Carey, dengan tujuan untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, dan mengukur efektivitas produk. Produk yang dihasilkan berupa buku ajar cetak, berjudul “keterampilan menulis Bahasa Arab berbasis Kolokasi” diterapkan di mata kuliah kitabah II, terdiri atas 14 BAB, didesain dengan teks-teks berbahasa Arab yang memuat informasi tentang keutamaan keutamaan menulis, disertai penjelasan rinci, latihan, dan diakhiri dengan kata-kata mutiara. Buku ini mendapat rekomendasi dari penguji untuk dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu mata kuliah kitabah III. (LA)