PAI FAI UMM-Sekolah Mitra Koordinasi PKL Program Kampus Berdampak

Prodi Pendidikan Agama Islam FAI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Laboratorium PAI menggelar kegiatan koordinasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bersama lembaga mitra yang menjadi lokasi magang mahasiswa, Senin (14 Juli 2025). Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala sekolah dan guru pamong dari sejumlah sekolah mitra, serta jajaran dekanat dan pimpinan Prodi PAI FAI UMM. Didampingi Kaprodi PAI FAI, Zulfikar Yusuf, M.Pd.I, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FAI UMM, Dr. Saiful Amien, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga mitra. Menurutnya, kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan program PKL merupakan salah satu jalan strategis untuk menciptakan kampus berdampak. “Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang erat dan saling menguatkan dengan lembaga mitra agar program akademik seperti PKL ini benar-benar memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujar beliau. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para kepala sekolah dan guru pamong yang telah bersedia menerima serta membimbing mahasiswa PAI FAI UMM dalam proses magang. Peran guru pamong dinilai sangat vital dalam membantu mahasiswa memahami realitas pembelajaran di lapangan. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai mekanisme PKL oleh Kepala Laboratorium PAI, I’anatut Thoifah, M.Pd.I. Dalam sesi tersebut, para guru pamong dan kepala sekolah mendapatkan penjelasan detail mengenai tujuan, jadwal pelaksanaan, skema pembimbingan, serta format evaluasi selama masa PKL berlangsung. Koordinasi ini diharapkan menjadi titik awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Prodi PAI FAI UMM dengan lembaga pendidikan mitra, sekaligus memastikan bahwa kegiatan PKL berjalan dengan lancar, terarah, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh mahasiswa. (dina)

Tim Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM Raih Juara 2 Business Model Canvas di Divakara Expo 2025 Lewat Produk Inovatif Cibom

Malang, 2 Juli 2025 – Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (Ekos UMM) dalam dunia kewirausahaan. Tim mahasiswa yang terdiri dari Najwa Syahida Nahumarury, Adien Savina Edyana, dan Eisya Lathifatul Ilmiah, sukses meraih Juara 2 Lomba Business Model Canvas pada ajang Divakara Expo 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) PT Universitas Muhammadiyah Malang. Ketiganya merupakan mahasiswa semester empat yang aktif mengikuti kegiatan akademik dan non-akademik di lingkup Prodi Ekonomi Syariah. Dalam ajang tersebut, tim Ekos UMM mengangkat ide bisnis berbasis makanan ringan inovatif yang diberi nama Cibom — singkatan dari Cireng Bom. Produk ini merupakan pengembangan dari makanan tradisional cireng yang dikombinasikan dengan isian keju dan sambal bawang khas, menciptakan cita rasa gurih-pedas yang kekinian dan digemari anak muda. Menurut keterangan Najwa Syahida Nahumarury selaku perwakilan tim, ide Cibom berawal dari tugas mata kuliah Kewirausahaan (KWU) yang kemudian mereka kembangkan dalam bentuk proposal bisnis dan dipresentasikan dalam format Business Model Canvas di ajang expo. “Mata kuliah kewirausahaan ini sangat aplikatif, kami belajar merancang ide bisnis dari nol, lalu menyusunnya menjadi strategi bisnis yang layak untuk dijalankan. Bahkan kami sampai membuat produk secara nyata dan menjualnya ke masyarakat,” ujar Najwa. Divakara Expo 2025 sendiri merupakan ajang kompetisi dan pameran yang mengusung tema Digitalisasi dan Dinamika Nilai Rupiah. Ajang ini menjadi wadah kreativitas mahasiswa dalam membangun model bisnis yang inovatif, kompetitif, dan berdampak sosial. Dengan penghargaan ini, tim Ekos UMM tidak hanya membawa pulang hadiah senilai Rp 1.500.000, tetapi juga mengharumkan nama Prodi Ekonomi Syariah UMM di kancah wirausaha mahasiswa tingkat universitas. Capaian ini membuktikan bahwa pembelajaran di kelas mampu melahirkan output nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. (Humas Ekos/NS)

PERDALAM SKILL MENULIS ARTIKEL JURNAL: PBA UMM BEKALI MAHASISWA DALAM WORKSHOP ARTIKEL ILMIAH

PBA UMM News – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adakan Workshop karya ilmiah yang bertemakan “Tips dan Trik: Menulis Artikel Jurnal Ilmiah Bagi Pemula” pada Jum’at, 20 Juni 2025 pukul 08.00 di Ruang 502 & 504 GKB II Lantai 5 (Kampus III UMM). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PBA UMM angkatan 2022 dan 2023. Narasumber dalam kegiatan ini ialah Ahmad Fauzi, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pendidikan Biologi UMM dengan H-Index Scopus 12 dan 21 artikel scopus, editor dan reviewer jurnal). Pada workshop ini terbagi menjadi tiga termin. Pertama pemberian materi. Kedua praktik membuat artikel dengan Chat GPT, Google AI Pro, cara mengolah Prompt, dan lainnya. Ketiga, tanya jawab. “Sebagus apapun tulisan, tapi kalua kualitas penelitian kurang, ya kurang dan agak sulit untuk eksplorasi, begitu juga sebaliknya”, tutur Fauzi. Salah satu item yang bagus untuk penelitian adalah metode. Meskipun dengan durasi yang sebentar, hal itu bisa diatasi jika metodenya bagus. Selain itu, sejatinya tidak ada penelitian yang dipaksakan alias ada masalah yang kemudian dipecahkan. Jika ingin menulis artikel di jurnal bereputasi Sinta 1-2, maka perbanyaklah referensi internasional agar nantinya editor bisa melirik artikel yang dilakukan oleh penulis. Ketika berbicara tentang metode penelitian, maka penelitian kuantitatif dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), desain metode harus jelas di awal. Namun kalua penelitian kualitatif, bisa nberkembang sesuai perkembangan penelitian. Penanggungjawab dalam kegiatan ini sekaligus koordinator naskah publikasi prodi, Anisatu Thoyyibah, S.Hum., M.Hum juga menuturkan bahwa pelatihan atau workshop ini untuk membekali para mahasiswa agar bisa menulis artikel ilmiah dan publish di jurnal. Sehingga para mahasiswa nantinya tidak nol pengetahuan akan artikel ilmiah jurnal. [ATy]

Pelepasan Mahasiswa Magang Internasional Batch 3: Prodi Pendidikan Bahasa Arab FAI UMM Siap Melangkah Global

MALANG – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi mengadakan seremoni pelepasan Mahasiswa Magang Internasional Batch 3. Acara yang dilaksanakan pada Senin, 14 Juli 2025, pukul 09.00 WIB di Ruang Pertemuan FAI UMM, menandai kesiapan enam mahasiswa terpilih untuk memulai pengalaman magang di luar negeri. Khususnya untuk gelombang ini, durasi magang diperpanjang dua bulan lebih panjang dari program sebelumnya dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih baik dalam pembelajaran kepada mahasiswa magang maupun sekolah tempat magang mahasiswa tersebut.     Seremoni pelepasan ini juga menjadi momen penting dalam menindaklanjuti perpanjangan kerjasama dengan ITB Malaysia. Para mahasiswa ini akan bertugas sebagai asisten pengajar dan membawa program unggulan UMM, termasuk pengembangan dan penguatan bahasa, pelatihan tarannum (seni membaca Al-Qur’an), dan program Baca Kitab kuning (membaca kitab-kitab klasik Islam). Hadir dalam acara tersebut Dekan FAI UMM dan Kepala Prodi PBA yang memberikan pesan motivasi dan dukungan penuh. Program Magang Internasional ini sangat strategis dalam upaya FAI UMM untuk mencetak lulusan yang kompeten secara global. Dengan magang ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar dan kompetensi berbahasa, serta memperdalam pemahaman lintas budaya. Program ini sekaligus memperkuat jaringan internasional universitas, dengan tujuan menghasilkan akademisi dan praktisi Bahasa Arab yang unggul dan siap bersaing di kancah global.

Lab Syariah Gelar Pembekalan PKP Ganjil 2025/2026: “Magang Berdampak, Pilar Awal Hukum Keluarga Islam di Masyarakat”

Menjelang pelaksanaan Praktek Kerja Profesional (PKP) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Laboratorium Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan kegiatan pembekalan bagi para mahasiswa calon peserta magang. Kegiatan ini d bertempat di Ruang Sidang Semu (515) Gedung Fakultas Agama Islam, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dengan mengusung tema “Magang Berdampak: Pilar Awal Hukum Keluarga Islam di Masyarakat,” pembekalan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis dan etis sebelum mereka terjun langsung ke dunia kerja profesional, khususnya di ranah lembaga-lembaga yang bergerak di bidang hukum keluarga Islam. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam, Dr. Saiful Amien, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan mental dan integritas mahasiswa saat menjalani PKP. “Magang bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi juga ruang aktualisasi nilai-nilai syariah dalam masyarakat. Mahasiswa HKI harus bisa menunjukkan kualitas keilmuan sekaligus akhlak yang luhur,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Program Studi HKI, Muhammad Arif Zuhri, Lc., M.H.I., turut menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi bagian penting dari kurikulum berbasis praktik. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tetapi juga mampu membawa nilai kebermanfaatan saat berada di lapangan,” katanya. Kegiatan ini dipandu oleh Staf Laboratorium Syariah, Imroatus Solihah, S.Sy., S.H., M.H.,dan berjalan dengan tertib serta interaktif. Sementara itu, materi utama pembekalan disampaikan oleh Kepala Laboratorium Syariah, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy., M.H., yang memberikan penjelasan teknis terkait prosedur PKP, etika dalam pelaksanaan magang, serta strategi agar mahasiswa mampu memberikan dampak positif selama berada di lokasi praktik. Pembekalan ini bersifat wajib dan terintegrasi dalam penilaian PKP. Selain pemaparan teknis dan etika magang, mahasiswa juga dibekali dengan materi seputar penguatan peran hukum keluarga Islam dalam dinamika masyarakat modern. Kegiatan berlangsung dengan antusias, diikuti oleh ratusan mahasiswa semester akhir yang akan segera menjalani masa magang di berbagai instansi, seperti Pengadilan Agama, KUA, lembaga mediasi, hingga pusat-pusat layanan hukum keluarga. Dengan terselenggaranya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa HKI UMM dapat menjalani PKP secara profesional dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum keluarga secara islami, humanis, dan solutif. (nm)

Seri Diskusi HSP: Muhammadiyah sebagai Nilai, Menempatkan Muhammadiyah dalam Kehidupan Sehari-hari

Sabtu, 21 Mei 2022. HSP atau sering disebut (Halaqah Ilmiah Sabtu Pagi) kembali hadir dengan format yang baru. Kegiatan ini merupakan agenda pertama kali digelar dalam kepemimpinan dekan baru periode 2021-2024. Sebelumnya kegiatan ini merupakan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap hari Sabtu pagi, namun dalam periode sekarang hadir sekali dalam sebulan, tepatnya di pekan ketiga. HSP kali ini mengangkat tema Muhammadiyah sebagai Nilai: Menempatkan Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemateri bapak Dr. Khozin, M.Si dan juga bapak Dr. Umiarso, M.Pd.I sebagai moderator. Sedangkan acara berlangsung secara lurig dan dihadiri oleh seluruh Dosen dan Staf di lingkungan Fakultas Agama Islam UMM di aula HSP GKB 2 Lantai 5. Dalam kesempatan pembicara menyajikan materi bahwa Muhammadiyah itu dibangun di atas cita-cita luhur untuk memajukan masyarakat Islam melalui pemahaman Islam yang mencerahkan dan memajukan. Islam yang dapat menyinari masyarakat dari kegelapan dan kejumudan. Islam yang membawa umat ke arah kehidupan yang lebih maju dan berperadaban. Namun seiring perjalanan panjang Muhammadiyah yang banyak dihadapkan dengan tatangan-tantang berat dari dalam dan dari luar, tarikan-tarikan ideologi dan beragam kepentingan gerakan ini kemudian memantapkan jati dirinya dengan menyusun dokumen-dokumen pokok organisasi. Muqaddimah AD, MKCH, Matan Kepribadian, PHIM, HPT adalah dokumen-dokumen pokok yang darinya alam pikiran (state of mind) Muhammadiyah mendapatkan rujukannya. State of mind inilah idealnya menjadi frame of thought sekaligus frame of action orang-orang Muhammadiyah. Apakah nilai-nilai Muhammadiyah yang dimaksud pada judul di atas? Bagaimana proses penghayatan nilai-nilai tersebut hingga menjadi state of mind warga Muhammadiyah?, serta nilai guna apa yang dapat dikontribusikan untuk membangun peradaban umat Manusia?         Setidaknya menurut pemateri terdapat 6 Nilai-nilai yang kemudian menjadi sikap, pandangan dan tindakan sehari-hari warga Muhammadiyah itu antara lain: Pertama, al-Qur’an dan Sunnah adalah sumber sumber pokok ajaran Islam. Kedua, kemurnian tauhid serta pengamalannya dalam semua aspek kehidupan. Ketiga, kemasyarakatan, persaudaraan, kebersamaan, serta kasih sayang. Keempat, menjunjung tinggi sikap tengahan atau moderat. Kelima, bersikap ilmiah dan menghargai kebenaran ilmu. Keenam, Muhammadiyah sebagai eksemplar Islam sebagai berkemajuan. Selain nilai-nilai tersebut Tentu masih banyak nilai-nilai utama Muhammadiyah. Yang teridentifikasi di atas hanya sebagian kecil yang dapat disampaikan pada kesempatan ini.  

Dr. Rahmad Hakim Luncurkan Buku ‘Religiusitas, Ekonomi Syariah dan Kedermawanan’: Menyatukan Nilai Religius dan Praktik Ekonomi

Malang – 22 April 2025 Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr. Rahmad Hakim, S.H.I, M.MA, telah meluncurkan buku terbarunya yang berjudul “Religiusitas, Ekonomi Syariah dan Kedermawanan”. Buku ini mengupas tuntas hubungan antara nilai-nilai religiusitas dan praktik ekonomi syariah, serta menyoroti pentingnya kedermawanan dalam konteks tersebut.   Dalam karyanya, Dr. Rahmad menjelaskan bagaimana pemahaman yang mendalam tentang aspek ekonomi dan religius dapat mendorong individu untuk berperilaku altruistik. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ekonomi syariah, serta menjadi referensi penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sebagai penulis yang produktif, Dr. Rahmad sebelumnya telah menerbitkan beberapa buku terkait manajemen zakat dan keuangan nirlaba. Dengan peluncuran buku ini, beliau berharap dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi amal jariyah bagi banyak pihak. Buku “Religiusitas, Ekonomi Syariah dan Kedermawanan” diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan bagi masyarakat yang ingin memahami lebih dalam tentang integrasi antara nilai-nilai religius dan praktik ekonomi yang beretika. (Humas Ekos/NS)

Berkat Program CoE Corporate Law School, Muhammad Khadafi Diterima Kerja Sebelum Wisuda dengan Gaji di Atas UMR Jakarta

khafadi

Jakarta, 28/4/2025. Program Center of Excellence (COE) Corporate Law School kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Muhammad Khadafi, salah satu peserta Batch I, berhasil diterima bekerja secara resmi di PT Cahaya Mas Solusindo, Jakarta Barat — bahkan sebelum ia resmi diwisuda. Lebih membanggakan lagi, Khadafi diterima dengan tawaran gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR) Jalarta beserta bonus yang nominalnya dua kali lipat gaji pokok . PT Cahaya Mas Solusindo merupakan perusahaan konsultanpajak terkemuka yang menyediakan layanan komprehensifdalam bidang perpajakan bagi klien-klien nasional dan internasional. Melalui program magang CoE Corporate Law School, Khadafi tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di dunia industri, tetapi juga menunjukkan performa yang luar biasa hingga dipercaya untuk bergabung secara penuh. Saat ini, Khadafi aktif bekerja di PT Cahaya Mas Solusindosembari menunggu proses yudisium dan wisuda. Kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa kurikulum kerja-berbasis industri yang dikembangkan dalam program COE Corporate Law School mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dengan tepat. Dalam testimoninya, Muhammad Khadafi menyampaikanrasa syukur dan bangganya,“Program COE Corporate Law School benar-benar membuka jalan saya menuju dunia kerja profesional. Saya dibekali keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan. Alhamdulillah, sejak magang saya sudah dipercaya menangani berbagai proyek, dan sekarang resmi bergabung dengan perusahaan sebelum saya lulus kuliah.” Dari pihak perusahaan, perwakilan HRD PT Cahaya Mas Solusindo juga memberikan apresiasi, “Kami sangat terkesan dengan kesiapan kerja dan etos profesional Muhammad Khadafi. Ia mampu beradaptasi cepat, memahami dunia konsultan pajak, dan memberikan kontribusi nyata. Program COE ini terbukti menghasilkan calon profesional yang sangat kompeten.” Sementara itu, Soni Zakaria selaku PiC CoE Corporate Law School menegaskan bahwa keberhasilan iniadalah cerminan dari visi besar program tersebut. “Sejak awal, CoE Corporate Law School dirancang untuk mengurangi gap antara dunia akademik dan dunia industri. Capaian Khadafi ini membuktikan bahwa dengan kurikulum berbasis praktik dan jejaring industri yang kuat, mahasiswa bisa langsung ‘landing’ di dunia kerja bahkan sebelum mereka lulus.” Prestasi Muhammad Khadafi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan praktis sejak dini, sekaligus memperkuat posisi COE Corporate Law School sebagai program unggulan yang siap mencetak tenaga profesional di bidang hukum korporasi dan sektor industri lainnya. (SZ/ik)

FAI UMM Goess to Pondok Pesantren Al-Ittihad Al-Islami Camplong Sampang Madura

  Sampang, 23 Februari 2025 – Pondok Pesantren Al-Ittihad Al-Islami Camplong, Sampang, Madura, menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi akademik yang digelar oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI UMM) pada Ahad (23/2). Acara ini diikuti oleh santri kelas 3 Madrasah Aliyah dengan tujuan memberikan wawasan mengenai program studi di FAI UMM serta peluang pendidikan tinggi bagi para santri yang ingin melanjutkan studi. Acara ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren PERSIS Bangil Pasuruan dengan menghadirkan berbagai narasumber dari FAI UMM. Humas dan PMB FAI UMM, Imroatus Solihah, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam menjaring calon mahasiswa baru, terutama dari kalangan alumni pesantren. “Banyak alumni Pondok Pesantren PERSIS yang telah melanjutkan studi di UMM. Saya sendiri merupakan alumni pesantren ini dan berharap semakin banyak adik-adik tingkat yang mengikuti jejak saya kuliah di FAI UMM,” ujar Imroatus Solihah. Selain itu, Humas dan PMB Prodi Ekonomi Syariah FAI UMM, Afifah Nur Millatina, S.E.I., M.E.I., memberikan pemaparan mengenai keunggulan Program Studi Ekonomi Syariah di FAI UMM. Dalam presentasinya, ia menjelaskan berbagai peluang kerja yang tersedia bagi lulusan, skema tugas akhir yang fleksibel, serta prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa prodi tersebut. “Ekonomi Syariah memiliki prospek cerah dalam dunia kerja, terutama dalam sektor keuangan dan perbankan syariah, serta industri halal,” jelas Afifah. Sementara itu, Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FAI UMM, Lailatul Maulidiyah, M.Pd.I., turut memaparkan keunggulan Program Studi PBA di FAI UMM. Ia menyoroti berbagai beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa, fasilitas yang mendukung proses pembelajaran, serta Program Center of Excellence yang dirancang untuk membekali mahasiswa agar siap diterima di dunia kerja. “Prodi PBA FAI UMM memberikan pelatihan intensif dalam bidang kebahasaan dan pengajaran, sehingga lulusan kami memiliki daya saing tinggi di dunia kerja,” terang Lailatul Maulidiyah. Sesi tanya jawab menjadi bagian menarik dalam acara ini, di mana para santri antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar program studi, prospek karier, serta jalur pendaftaran di FAI UMM. Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan permainan edukatif dan pembagian doorprize bagi para peserta yang aktif berpartisipasi. Suasana semakin semarak dengan antusiasme tinggi dari para santri yang menyambut baik kesempatan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pendidikan tinggi di FAI UMM. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membuka stand informasi dan pendaftaran bagi calon mahasiswa baru FAI UMM tahun ajaran 2025. Satgas PMB FAI UMM berupaya memberikan akses informasi secara langsung kepada santri agar mereka lebih memahami jalur masuk serta berbagai beasiswa yang tersedia. Diharapkan, langkah ini dapat semakin meningkatkan jumlah pendaftar dari kalangan santri Pondok Pesantren Al-Ittihad Al-Islami dan memperkuat kontribusi UMM dalam mencetak generasi unggul di bidang keislaman dan ekonomi syariah. Lebih lanjut, FAI UMM juga berencana menjalin kerja sama yang lebih erat dengan pondok pesantren dalam berbagai aspek pendidikan dan penelitian. Diharapkan, sinergi ini dapat memberikan manfaat lebih luas bagi santri, khususnya dalam hal peningkatan kualitas akademik dan pengembangan wawasan keislaman yang lebih mendalam. Program-program berbasis riset dan pelatihan keagamaan juga akan terus ditingkatkan guna memberikan nilai tambah bagi calon mahasiswa dari pesantren.       Dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini, FAI UMM semakin memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia. Langkah-langkah strategis dalam menjaring calon mahasiswa dari kalangan pesantren diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan Islam di Indonesia serta membangun generasi unggul yang siap bersaing di berbagai bidang keilmuan dan profesionalisme.

FAI UMM Buka Stand PMB di Tarhib Ramadhan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang

Kepanjen, 23 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang menggelar acara Tarhib Ramadhan yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Ahad (23/2). Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 jamaah yang merupakan kader-kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah di Kabupaten Malang. Pada kesempatan ini, Satuan Tugas Penerimaan Mahasiswa Baru (Satgas PMB) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI UMM) turut berpartisipasi dengan membuka stand informasi dan pendaftaran bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2025. Kehadiran Satgas PMB ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait program studi yang ada di FAI UMM serta berbagai beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa, terutama kader Muhammadiyah yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Ketua Humas dan PMB Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) FAI UMM, Dr. Muhammad Yusuf, M.Pd., menyatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat menjadi strategi efektif dalam menjaring calon mahasiswa baru. “Banyak kader Muhammadiyah yang berpotensi mendapatkan berbagai beasiswa yang disediakan oleh FAI UMM, seperti Beasiswa PPUT, Beasiswa Katamm, Beasiswa Yatim, dan Beasiswa Prestasi. Kami ingin memastikan informasi ini tersampaikan kepada mereka secara langsung,” ujarnya. Selain memberikan informasi mengenai jalur masuk dan beasiswa, stand PMB FAI UMM juga melayani pendaftaran bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan studi di Fakultas Agama Islam UMM. Dengan adanya stand ini, diharapkan semakin banyak kader Muhammadiyah yang tertarik untuk menempuh pendidikan di FAI UMM serta memanfaatkan berbagai fasilitas dan kesempatan akademik yang ditawarkan. Acara Tarhib Ramadhan sendiri berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Selain stand PMB, kegiatan ini juga diisi dengan ceramah keislaman, diskusi keorganisasian, serta berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan Ramadhan.   Dengan keikutsertaan dalam acara ini, FAI UMM menunjukkan komitmennya dalam menjaring mahasiswa baru yang berasal dari lingkungan Muhammadiyah. Harapannya, langkah ini dapat semakin memperkuat eksistensi FAI UMM sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi unggul dalam bidang keislaman dan kebangsaan.