Latihan 2 Hari, Tim Debat Prodi HKI UMM Juara Satu Lomba Debat Hukum Jawa Timur

Prestasi Kembali diukir oleh mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Agama Islam UMM. kali ini Tim Debat Prodi HKI-UMM berhasil menyabet juara 1 lomba debat pada gelaran LOMBA FESTIVAL SYARI’AH BERSYIAR 5TH TAHUN 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Tim debat yang Bernama Islamic Law Debate Communtiy (ILDC) Prodi HKI mengirimkan tiga mahasiswa yaitu M.Amru Fillah, Galang Tito Pamungkas dan Shofwatun Nida’. Ketiganya merupakan mahasiswa semester IV yang berhasil mengalahkan peserta dari Universitas lain melewati babak penyisihan dan menasbihkan diri menjadi pemenang serta membawa pulang Piala DPW APSI Jawa Timur. Ketiganya mengaku sangat senang dan bangga dapat mempersembahkan prestasi tersebut kepada prodi HKI. “karena pengumuman lolos hanya 2 hari sebelum hari H perlombaan, maka kami persiapkan argumen  pro dan kontra dari setiap mosi yang sudah diberikan panitia” ungkap Galang. Dalam 2 hari Latihan tersebut, ketiga mahasiswa tersebut membagi peran untuk menyiapkan argument di aspek filosofis, sosiologis dan yuridis. Dalam menyiapkan argument yuridis, Amru Fillah fokus pada  startegi melemahkan argumentasi speaker 1 dan/atau speaker 2 lawan sembari menguatkan argumentasi speaker 1 tim ILDC. “Apabila argumentasi lawan lemah atau terdapat kesalahan dalam aspek yuridis, maka hal itu akan kami kritisi pada speaker kami selanjutnya” jelas Amru. Selain itu, tantangan dalam mengikuti lomba debat ini juga berasal dari tantagan non teknis seperti pertanyaan dari juri yang diluar prediksi. “ketidakjelasan regulasi lomba debat juga tantangan tersendiri karena kami harus mengatur ulang strategi untuk memenangkan debat” jelas Shofwatun Nida’. ILDC diprakarsai oleh R.Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy.,M.H, kepala Laboratorium Syariah HKI sejak tahun 2018 dan telah menghasilkan beberapa kandidat potensial. Dengan menggandeng Himpunan Mahasiswa Prodi HKI, ILDC fokus pada pembentukan dan regenerasi kandidat debaters (ahli debat) sehingga debaters terus meregenerasi dan tidak hilang meski banyak anggotanya telah lulus. Pada masa awal pembentukannya, ILDC Prodi HKI berhasil menyabet juara 2  (runner up) debat hukum di IAI Tribakti yang saat ini menjadi UI Tribakti dan dan Runner Up di UIN Tulung Agung. Perolehan prestasi sempat terhenti karena covid yang menyebabkan tidak banyak terselenggara lomba debat. “ILDC digagas sebagai sarana menjembatani mahasiswa Prodi HKI yang memiliki passion debat sehingga bisa mengirim utusan untuk mengikuti lomba-lomba berikutnya. Semoga dengan kemenangan ini semakin menambah minat mahasiswa HKI untuk bergabung di ILDC” tutup Dosen HKI ini. (Ika)

Siapkan Kurikulum Center of Excellent (CoE) “Manajemen Sekolah Islam Unggul”, PAI UMM Gandeng Sejumlah Mitra Ternama

Rabu, 28 Februari 2024. Sebagaimana peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa berpeluang untuk belajar dan mengambil mata kuliah di program studi kampusnya. atau di program studi lain di luar kampus dengan beragam program pembelajaran, tak terkecuali  dunia usaha dan industri (DUDI). Merespon peluang tersebut, Program Studi Pendidikan Agama Islam FAI UMM menggelar workshop kurikulum Center of Excellent “Manajemen Sekolah Islam Unggul”. Berlokasi di Hall Meeting Hotel Kapal UMM, kegiatan lokakarya ini dihadiri oleh pimpinan dekanat, pimpinan prodi, kepala laboratorium prodi, serta mitra DUDI ternama. Diantara mitra CoE tersebut terdapat beberapa nama seperti Muhammad Rajab, M.Pd.I (Chief of Education IIBS Thursina Malang), Rio Purboyo (CEO Innovation Leaders (INALEAD), Pahri, S.Ag., M.M (Direktur PEM Gondanglegi Malang), Isa Iskandar (Dewan Pembina SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik), dan Ulyatun Nikmah, M.Pd (Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik). Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Dekan I FAI UMM, Pradana Boy ZTF, PhD. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas ketercapaian Prodi PAI melahirkan CoE “Manajemen Sekolah Islam Unggul” ini. Berikutnya, dilangsungkan diskusi antara Prodi PAI dan para mitra DUDI. Diskusi berlatar pada beragam unsur. Mulai dari visi misi tujuan program CoE, CPL bahan kajian dan materi pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran dalam struktur kurikulum yang disajikan. Sebagai penutup, dilaksanakan penandatanganan MoU dan MoA antara Prodi PAI FAI UMM dengan para pihak mitra DUDI. Semoga dengan diselenggarakannya workshop ini, akan menambah semangat optimisme Prodi PAI FAI UMM dalam menatap masa depan pendidikan tinggi pada umumnya, dan kelembagaan prodi PAI FAI UMM khususnya (DM).

Yudisium ke 95

Mahasiswa Fakultas Agama Islam sebanyak 37 orang menghadiri yudisium Fakultas Agama Islam pada tanggal 25 Feb 2020. Kegiatan yang diadakan dalam rangka syukuran terhadap calon wisudawan ini berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh segenap civitas akademika FAI UMM termasuk Visiting Profesor dari Tunisia, Prof. Dr. Muncef Abdiljalil dari Tunisia.

FAI UMM Gelar Lokakarya Evaluasi & Pemutakhiran Visi Misi Tujuan dan Sasaran (VMTS)

Kamis, 15 Februari 2024. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan Lokakarya Evaluasi & Pemutakhiran Visi Misi Tujuan dan Sasaran (VMTS) Fakultas secara luring. Berlokasi di ruang Micro Teaching (MT) FAI UMM, kegiatan ini dihadiri oleh dekanat, para kaprodi dan sekprodi, kepala laboratorium, dan perwakilan dosen dari masing-masing program studi. Lokakarya ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memutakhirkan VMTS Unit Pengelola Program Studi (UPPS) yang diharapkan mampu bersinergi dengan kebutuhan dunia kerja dan akademis. Fokus evaluasi dan pemutakhiran VMTS terletak pada visi keilmuan di tingkat fakultas dan program studi di lingkungan FAI UMM. Dekan FAI UMM, Assoc. Prof. Dr. Khozin, M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa rancangan esensi lokakarya VMTS ini sebenarnya telah ada sejak 2021 lalu, sehingga kesempatan lokakarya kali ini bersifat pemantapan dan finalisasi atas rancangan yang telah disusun. “Saya berharap ada prosprectus masing2 program studi untuk menggambarkan profil lulusan yang ingin dilahirkan oleh masing2 prodi tersebut. Agenda kegiatan ini untuk membahas tiga hal, yakni speed, fleksibilitas, dan integrasi keilmuan “, ungkap beliau. Berbagai masukan dan saran, tentunya sangat berharga bagi penyusunan VMTS Fakultas maupun program studi. Hal ini tentunya menjadi penguat dalam menajamkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran (VMTS) Fakultas, serta menjadi bahan masukan untuk menyusun strategi pencapaiannya. Semoga dengan adanya lokakarya ini, akan menambah kualitas akademik dalam mewujudkan cita-cita FAI UMM menjadi fakultas yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. (DM)

Halaqah Ilmiah Pagi FAI UMM: Muhammadiyah yang Saya Kenal (session 3)

RABU, 7 Februari 2024. Gelaran Halaqah Ilmiah Pagi FAI-UMM kali ini mengambil tema “Muhammadiyah yang Saya Kenal”. Bertindak sebagai pemateri Afifah Nur Millatina, S.E., M.SEI dan Zulfikar Yusuf, M.Pd.I didampingi oleh Muhammad Ainur Roziqi, M.Pd.I sebagai moderator. Bertempat di GKB III Lt. 6 UMM, Afifah Millatina selaku pemateri pertama mengawali paparan dengan mengulas latar belakang keluarganya yang memiliki background Muhammadiyah. Berangkat dari latar tersebut, Bu Milla -sapaan akrab beliau- melanjutkan pengalamannya berkenalan dan bersinggungan dengan Muhammadiyah. Dosen Prodi Ekonomi Syariah FAI UMM tersebut secara gamblang menceritakan bagaimana ia berproses menemukan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tempatnya mengabdi. Pada akhir pemaparannya, beliau berkomitmen untuk senantiasa belajar ber-Muhammadiyah dengan baik, salah satunya dengan keterlibatan aktifnya di PDM Kabupaten Malang. Pemateri kedua, Zulfikar Yusuf, pun melatari narasi perjumpaannya dengan Muhammadiyah melalui cerita kehidupannya di masa kecil hingga perguruan tinggi. Pria kelahiran Ternate tersebut menceritakan bagaimana pengalaman keagamaan dan kepribadian di keluarga dan masyarakat Ternate. Pengalaman tersebut berlanjut saat Pak Zul memasuki masa pendidikan di pesantren. Di sanalah objek penempaan dirinya di bidang keagamaan dan pengalaman sosial masyarakat. Di akhir ceritanya, Sekretaris Prodi PAI tersebut menyampaikan proses pencarian jati diri dan pilihan hidupnya melalui pengabdian di Universitas Muhammadiyah Malang. (DM)       Shared:

Berbekal Modal Internasionalisasi, Program Studi Ekonomi Syariah FAI UMM Raih Akreditasi Unggul

Kabar gembira menyelimuti seantero civitas akademika Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebab pada tanggal 19 Januari 2024, Prodi Ekonomi Syariah berhasil meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) berdasarkan SK LAMEMBA Nomor 978/DE/A.5/AR.10/I/2024. Pencapaian ini menjadi sangat istimewa, sebab Prodi ini  baru berdiri di 2013, dan sebelumnya mendapatkan akreditasi B pada tahun 2019 lalu. Guna menyongsong persiapan penilaian akreditasi kali ini, Prodi Ekonomi Syariah menggenjot upaya internasionalisasi dalam tridharma perguruan tinggi yang meliputi kegiatan pendidikan, berupa international visiting lecturer series, international review curriculum, maupun magang internasional yang dilakukan oleh Mahasiswa. Selain itu, upaya internasionalisasi juga dilakukan dalam bidang penelitian berupa publikasi dalam jurnal internasional bereputasi, beberapa dosen prodi menjadi invited speaker pada agenda Internasional summer course, jugan berpatisipasi aktif pada kegiatan Internasional conference, salah satunya adalah raihan Best Paper di Jepang. Tak kalah penting, kegiatan pengabdian internasional di Malaysia dan Taiwan juga dilakukan oleh dosen Program studi ekonomi syariah UMM guna menggapai mimpi meraih akreditasi unggul ini. “Alhamdullillah, berkat kontribusi aktif civitas akademika Program studi ekonomi syariah UMM, raihan akreditasi unggul dari LAMEMBA tidak lagi hanya menjadi angan-angan, tapi sudah menjadi kenyataan yang begitu membanggakan,” ujar Kaprodi Prodi Ekonomi Syariah UMM Dr. Rahmad Hakim, M.MA. Menurut Rahmad, raihan akreditasi unggul ini menggenapi raihan prodi ekonomi syariah sebelumnya pada tahun 2020, yaitu raihan akreditasi Sinta-2 oleh Kemendikbud RI untuk publikasi ilmiah Jurnal Falah yang dikelola oleh program studi ekonomi syariah. “Pencapaian ini, ibarat double winner dalam liga sepakbola”, ujar Alumnus Universiti Sains Islam Malaysia ini. Tentunya raihan ini tak lepas partisipasi dan dukungan semua pihak, baik pimpinan universitas, lembaga-lembaga terkait tingkat universitas, pimpinan Fakultas dan terkhusus peran aktif  Tim Taskforce Akreditasi Program Studi Ekonomi Syariah yang bekerja dengan sangat keras dengan penuh daya dan upaya. Dengan raihan ini, diharapkan dapat memacu raihan-raihan prestasi Prodi Ekonomi Syari’ah UMM yang lebih dahsyat lagi di masa mendatang untuk menyongsong narasi besar Indonesia Emas tahun 2024. (Sumber: https://ekonomisyar.umm.ac.id/id/berita/berbekal-modal-internasionalisasi-program-studi-ekonomi-syariah-umm-raih-akreditasi-unggul.html)

Prodi PBA UMM Gelar Kuliah Tamu Bertemakan Pendidikan Inklusi

Senin, 22 Januari 2024. Mahasiswa PBA terlihat antusias saat penyampaian materi berlangsung. Materi yang dibawakan kali ini juga merupakan materi yang tidak ada di mata kuliah PBA sehingga menciptakan nuansa baru bagi para mahasiswa. Dalam penyampaian materi, ibu Ranti menyampaikan bahwa materi ini sangatlah penting bagi mahasiswa PBA “mahasiswa PBA selaku calon-calon pendidik yang akan datang, perlu memahami materi inklusi ini karena materi inklusi ini Sangtlah dibutuhkan ketika nanti sudah terjun di sekolah”, ujarnya.   Di akhir sesi materi, Bu Ranti membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok kecil dan diberikan materi terkait permasalahan inklusi yang ada di sekolah untuk didiskusikan. “Saya sangat senang mendapatkan pengetahuan baru, sehingga dengan pengetahuan ini dapat menunjang kesuksesan kami dalam dunia mengajar nantinya.” ungkap peserta kegiatan kuliah tamu. [Medjur & ATy]  

Dorong Peningkatan Pengabidan Masyarakat, Fakultas Agama Islam adakan Lokakarya Panduan PKM.

Fakultas Agama Islam melaksanakan kegiatan Lokakarya  Penyusunan Panduan Pengabdian Kepada Masyarakat pada 23/1/2023. Bertempat ri Ruang Micro Teaching  FAI, lokakarya ini bertujuan untuk membekali dosen Fakultas Agama Islam dalam pembuatan karya tulis sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adanya lokakarya ini dapat menjadi sarana bagi dosen Fakultas Agama Islam untuk dapat mengembangkan diri dalam program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Jurnal Pengabdian berbasis bahasa Inggris. Universitas Muhammadiyah Malang  telah menetapkan 5 sasaran strategis pengabdian Dalam rencana strategis atau biasa disingkat Renstra pengabdian tahun 2023. Renstra tersebut antara lain dalam bidang pangan, keteknikan, pendidikan dan psikologi, sosial dan humaniora, serta kesehatan dan lingkungan. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Khozin., M.Si , menyampaikan hendaknya dosen dapat membuat buku ajar dalam proses belajar mengajar di kampus. Buku ajar tersebut dapat berbentuk abuku referensi atau monograf. Hal ini penting dilakukan dosen agar dapat menunjang proses belajar-mengajar lebih maksmal. Lebih lanjut, Dr Khozin menyampaikan, dalam proses belajar mengajar itulah dapat lahir suatu karya ilmiah dan karya iliah tersebut dapat ditindak lanjuti menjadi sebuah research yang kemudian menjadi output pengabdian kepada masyarakat” jelasnya. Acara dilanjutkan oleh Bapak Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam, Bapak Imamul Hakim, M.Sy yang menekankan pentingnya panduan untuk pembuatan pengabdian kepada masyarakat bagi Dosen Fakultas Agama Islam UMM. “kita perlu menyeragamkan format dan templet pembuatan PKM, agar ada korelasi antara satu kajian keilmuan dengan lainnya dalam Fakultas Agama Islam ini, mengingat kita ada 4 prodi yaitu, Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah dan Pendidikan Bahasa Arab’’ tandasnya. Fakultas Agama Islam segera meluncurkan jurnal sebagai wadah penelitian dan pengabdian dosen Fakultas Agama Islam bernama jurnal Qudwah (Journal of Islamic Dedication) dengan Bahasa Inggris dan terget terakreditasi sinta 2. Acara diakhiri dengan penjelasan dari Tim Penyusun Pedoman PKM bagi Dosen FAI, adapaun tim penyusun antara lain, Bapak Dr.Muhamamd Fadhil, M.A., Bapak Fadilla Muhammad Mahdi S.E.,M.Si., Luciana Anggraeni, S.Sy.,M.H., R.Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy.,M.H.,Afifah Nur Millatina, S.E.,M.SEI, Sri Cahyanhing Ummu Salamah dan Annisatu Toyyibah S.Hum.M.Hum. (Risqi Evalina)

Prodi Ekonomi Syariah FAI UMM Tambah Jumlah Doktor di Bidang Ilmu Ekonomi

Senin, 22 Januari 2024. Awal Tahun 2024 membawa keberkahan bagi Program Studi Ekonomi Syariah UMM. Pasalnya, pekan ketiga Januari ini Prodi tersebut berhasil menambah satu dosen lagi dosennya bergelar doktor. Alhamdulillah pada hari Senin, 22 januari 2024 telah terlaksana ujian terbuka Ibu Dr. Muslikhati, SE., ME. di Gedung ABC Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga Surabaya. Muslikahati mengangkat disertasi terkait “Pengaruh Impor Bahan Baku, Limpahan Penanaman Modal Asing dan Efisiensi Teknis Terhadap Ekspor Studi Pada Industri Manufaktur Indonesia” dengan Promotor Prof. Rossanto Dwi Handoyo, SE., M.Si., Ph.D dan Ko Promotor I Dr. Unggul Heriqbaldi, SE., M.Si.,M. App.Ec. Sidang ujian terbuka ini dihadiri oleh dewan penguji berjumlah sembilan orang, terdiri dari tujuh dewan penguji sidang dan dua dari promotor dan co-promotor 1. Tak hanya itu, momen bahagia tersebut dihadiri pula oleh keluarga besar civitas akademika Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Bertambahnya Doktor Bidang Ilmu Ekonomi ini juga menunjukkan komitmen Prodi Ekonomi Syariah UMM dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Selain itu juga bagian dari mempertahankan Unggul dan Terekognisi Internasional 2030. Dengan diraihnya Doktor ini diharapkan menjadi penyemangat dosen Prodi Ekonomi Syariah UMM lainnya untuk segera menyusul melakukan studi maupun segera menyelesaikan studi yang sedang menjalani studi. Terdapat tiga dosen Prodi Ekonomi Syariah yang sedang menempuh studi Doktoral. Kita doakan juga agar dipermudah studinya dan segera kembali untuk membagikan ilmunya ke Prodi Ekonomi Syariah UMM. (ANM) (sumber: https://ekonomisyar.umm.ac.id/id/berita/bertambahnya-gelar-doktor-pada-dosen-prodi-ekonomi-syariah-umm-meningkatkan-kualitas-sdm.html)

Halaqah Ilmiah Sabtu Pagi (HISP) FAI UMM: Sekilas Tentang Risalah Islam Berkemajuan

SABTU, 6 Januari 2024. Gelaran Halaqah Ilmiah Sabtu Pagi (HISP) FAI-UMM kali ini mengambil tema “Sekilas Tentang Risalah Islam Berkemajuan”. Bertindak sebagai pemateri Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si dan  didampingi oleh Murdiono, M.Pd.I sebagai moderator. Bertempat di GKB III Lt. 5 Ruang Laboratorium Tarbiyah UMM, Prof. Syamsul selaku pemateri mengawali paparan dengan mengulas latar belakang lahirnya Risalah Islam Berkemajuan (RIB) dalam panggung dakwah Muhammadiyah sebagai keputusan Muktamar Muhammadiyah pada 2022 lalu. Dalam pandangan pemateri, terdapat spirit internasionalisasi di tubuh Muhammadiyah. Hal ini nampak dari menggeliatnya beberapa amal usaha Muhammadiyah dengan resonansinya di level internasional, misalnya beridirinya Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di negeri Jiran tersebut. Pemateri yang sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut melanjutkan paparannya tentang linimasa “The Idea of Progress Muhammadiyah”. Konsep tersebut -lanjutnya- merupakan representasi RIB khususnya untuk menunjukkan state of mind warga Muhammadiyah melalui tokoh-tokohnya. Berikutnya, dosen senior Prodi PAI FAI UMM tersebut mengungkap urgensi RIB, paling tidak dalam konteks pengejawantahannya dalam lingkup kelembagaan UMM. Dalam kapasitasnya sebagai state of mind Muhammadiyah, RIB berperan penting dalam merespon dan mengadaptasi masivitas lembaga perguruan tinggi keislaman negeri, perguruan tinggi berbasis korporasi, serta perguruan tinggi negeri ber-PTN BH yang menjamur di sekitar perguruan tinggi Muhammadiyah. Sebagai penutup, Prof. Syamsul menekankan pentingnya pelayanan yang baik kepada orang lain, siapapun itu. Tak lupa, beliau berpesan untuk senantiasa menjaga situasi kondusif masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang.(DM)