Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapan karier mahasiswa melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Magang Industri COE Corporate Law School (CLS) Prodi HKI UMM. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Kamis, 14 Mei 2026 dan diikuti oleh mahasiswa Center of Excellence (COE) HKI Batch 3.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan magang industri sebagai bagian penting dari penguatan kompetensi profesional mahasiswa, khususnya dalam bidang hukum korporasi (corporate law). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas terkait arah pengembangan karier serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber utama, yakni Ketua Program Studi HKI, Sony Zakaria, S.Sy., M.H., serta Sekretaris Program Studi HKI sekaligus Person in Charge (PIC) COE Corporate Law School, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy., M.H.

Pada sesi pertama, Sony Zakaria, S.Sy., M.H. menyampaikan pentingnya menjadikan program magang industri sebagai langkah awal bagi mahasiswa COE untuk memasuki dunia kerja profesional. Menurutnya, pengalaman magang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran praktis, tetapi juga dapat membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan di bidang hukum korporasi, baik sebagai corporate lawyer maupun staf legal di berbagai perusahaan dan lembaga.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan magang industri dengan maksimal sebagai media membangun pengalaman, jejaring profesional, dan penguatan kapasitas diri. “Magang industri harus dipandang sebagai langkah awal mahasiswa COE untuk mendapatkan peluang karier di bidang corporate lawyer maupun staf legal. Pengalaman di lapangan menjadi modal penting untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sony juga menyampaikan bahwa tantangan pengembangan COE Corporate Law School ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan sinergi yang kuat antara mahasiswa, dosen, praktisi, hingga mitra industri agar program ini dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

Menurutnya, keberadaan COE CLS di lingkungan Prodi HKI diharapkan mampu menjadi jembatan yang mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja profesional. Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga kesempatan untuk terhubung langsung dengan kebutuhan industri hukum yang terus berkembang.

Sementara itu, pada sesi kedua, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy., M.H. memberikan penjelasan terkait aspek teknis pelaksanaan magang industri bagi mahasiswa COE HKI Batch 3. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam membangun jejaring dengan berbagai mitra industri secara mandiri sebagai strategi memperluas peluang kerja di masa depan.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki inisiatif untuk mencari dan menjalin komunikasi dengan calon mitra tempat magang. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperbesar kesempatan memperoleh pengalaman kerja yang relevan sekaligus membuka akses terhadap peluang rekrutmen setelah masa studi selesai.

Selain itu, Tanzil juga menjelaskan berbagai persiapan teknis magang industri yang harus dipahami mahasiswa, mulai dari mekanisme pelaksanaan, administrasi, hingga etika profesional selama menjalani program magang.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa COE HKI Batch 3 diharapkan dapat memahami pentingnya program magang industri sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan profesional. Dengan dukungan sinergi antara kampus, mahasiswa, praktisi, dan mitra industri, COE Corporate Law School Prodi HKI UMM diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi di dunia hukum korporasi. (nd)