Malang — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan dalam rangka Safari Rektor yang berlangsung dengan penuh semangat akademik dan inovasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai capaian dan fasilitas unggulan yang dimiliki oleh FAI, khususnya Laboratorium Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Dalam kunjungan tersebut, perhatian Rektor dan jajaran pimpinan universitas tertuju pada pengembangan laboratorium berbasis integrasi keilmuan, salah satunya Laboratorium Syariah HKI yang menampilkan inovasi di bidang astronomi Islam. Salah satu fasilitas unggulan yang diperkenalkan adalah teleskop Losmandy yang digunakan sebagai penunjang praktikum dan penelitian di bidang astrofotografi.
Kepala Laboratorium Syariah HKI menjelaskan bahwa keberadaan teleskop Losmandy ini merupakan bagian dari upaya penguatan keilmuan falak (astronomi Islam) yang relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa, khususnya dalam memahami penentuan waktu ibadah, arah kiblat, hingga rukyat hilal. Selain itu, penggunaan teleskop ini juga dikembangkan untuk kegiatan astrofotografi sebagai bentuk integrasi antara ilmu agama dan sains modern.
Dalam sesi demonstrasi, tim laboratorium memperlihatkan bagaimana teleskop Losmandy digunakan untuk mengamati objek langit sekaligus menghasilkan dokumentasi visual berkualitas tinggi. Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis, sehingga mahasiswa dapat langsung merasakan pengalaman observasi astronomi secara nyata.
Rektor UMM dalam kunjungannya menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh Fakultas Agama Islam, khususnya dalam mengembangkan laboratorium yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa integrasi antara ilmu keislaman dan sains merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman, serta memperkuat posisi perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan.
“Pengembangan laboratorium seperti ini menunjukkan bahwa Fakultas Agama Islam tidak hanya fokus pada kajian normatif, tetapi juga mampu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi modern. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Safari Rektor ini juga menjadi ajang dialog antara pimpinan universitas dengan civitas akademika FAI UMM. Dalam kesempatan tersebut, berbagai masukan dan gagasan disampaikan untuk mendukung pengembangan fakultas ke depan, baik dari aspek akademik, fasilitas, maupun kolaborasi riset.
Pihak Fakultas Agama Islam UMM menyampaikan bahwa kehadiran teleskop Losmandy di Laboratorium Syariah HKI diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang inspiratif bagi mahasiswa. Tidak hanya untuk mendukung praktikum falak, tetapi juga untuk membuka peluang penelitian di bidang astrofotografi yang semakin berkembang.
Selain itu, pengembangan laboratorium ini juga diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang astronomi Islam. Dengan fasilitas yang memadai, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi secara lebih optimal dan aplikatif.
Kegiatan Safari Rektor ditutup dengan peninjauan fasilitas lainnya serta sesi dokumentasi bersama. Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi tampak dalam kegiatan tersebut, mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan Fakultas Agama Islam UMM sebagai pusat keunggulan dalam integrasi ilmu keislaman dan teknologi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan universitas dan fakultas dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai inovasi yang telah dirintis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan keilmuan Islam berbasis teknologi. (nm)