
Malang — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan benchmarking dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Agama Islam UMM ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama antarlembaga.

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan antara kedua program studi sekaligus menjadi wadah berbagi pengalaman, praktik baik, serta inovasi dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Melalui kegiatan benchmarking, kedua institusi saling berdiskusi mengenai pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan tata kelola program studi, serta strategi peningkatan mutu akademik.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang berbagai program kolaboratif di masa mendatang.

Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi, kedua institusi juga bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang pendidikan Islam di era digital. Diskusi yang berlangsung memberikan berbagai perspektif baru dalam upaya mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Program Studi PAI UMM menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus membangun jejaring akademik dan memperluas kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan tinggi. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Melalui kegiatan benchmarking dan penandatanganan MoU ini, Program Studi PAI UMM dan Program Studi PAI FTIK UIN Madura berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Diharapkan kerja sama ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi pendidik Islam yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global. (DN)