
Malang – Mahasiswi Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional melalui partisipasi dalam Program CoE (Center of Excellence) Corporate Law School. Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja, khususnya di bidang hukum korporasi dan administrasi negara.
Salah satu implementasi nyata program tersebut diwujudkan melalui kegiatan magang profesional di Perum Jasa Tirta I, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya air dan ketenagaan air. Sebagai perusahaan negara yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya air, Perum Jasa Tirta I menjadi tempat pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa hukum untuk memahami praktik hukum di lingkungan korporasi milik negara.
Kegiatan magang ini dilaksanakan selama tiga bulan di Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I yang berlokasi di Malang. Dalam pelaksanaannya, mahasiswi ditempatkan pada Divisi Hukum dan Komunikasi Korporat. Penempatan ini memberikan kesempatan berharga untuk mempelajari secara langsung bagaimana fungsi hukum dijalankan dalam mendukung operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan kontrak, analisis regulasi, hingga tata kelola perusahaan yang baik.
Selama mengikuti program magang, mahasiswi terlibat dalam berbagai aktivitas profesional. Kegiatan tersebut meliputi pengenalan dan pemahaman struktur organisasi perusahaan, membantu penyusunan serta penelaahan dokumen hukum perusahaan, mengkaji perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak, hingga mengikuti diskusi internal terkait regulasi pengelolaan sumber daya air. Melalui keterlibatan ini, mahasiswi memperoleh gambaran nyata mengenai kompleksitas pengelolaan perusahaan negara yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada pelayanan publik dan keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, mahasiswi juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai peran strategis aspek hukum dalam mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Di lingkungan BUMN, aspek hukum tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap administratif, melainkan menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan strategis. Kepatuhan terhadap regulasi, mitigasi risiko hukum, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas dan kinerja perusahaan.
Mahasiswi peserta magang menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikan wawasan baru yang tidak diperoleh secara penuh di ruang kelas. Ia dapat memahami bagaimana teori hukum korporasi dan administrasi negara diterapkan dalam situasi nyata. Proses telaah dokumen, analisis perjanjian, hingga partisipasi dalam diskusi regulasi memberikan pemahaman komprehensif tentang praktik hukum di sektor publik dan korporasi negara.
Program magang ini juga memberikan ruang untuk pengembangan soft skills. Interaksi dengan para profesional di Divisi Hukum dan Komunikasi Korporat melatih kemampuan komunikasi, etika kerja, manajemen waktu, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Lingkungan kerja profesional menuntut ketelitian dan kedisiplinan, sehingga menjadi sarana pembelajaran karakter yang sangat berharga bagi mahasiswa tingkat akhir.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Program Studi HKI UMM turut melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan magang. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan optimal dan selaras dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Dengan adanya pendampingan akademik, kegiatan magang tidak hanya menjadi pengalaman kerja, tetapi juga bagian integral dari proses pendidikan tinggi.
Melalui kerja sama antara Program Studi Hukum Keluarga Islam UMM dan Perum Jasa Tirta I, diharapkan program magang ini dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi. Dengan bekal pengalaman langsung di BUMN, mahasiswa diharapkan mampu menjadi sarjana hukum yang adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. (nm)