Pada hari Sabtu, tanggal 25 Januari 2025, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI UMM) telah menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Materi dan Metode Pembelajaran Kemuhammadiyahan bagi Guru ISMUBA Se-Malang Raya. Kegiatan ini bertempat di Ruang MicroTeaching FAI UMM dan dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari guru ISMUBA tingkat SD, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Malang Raya.

Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan pemahaman para guru ISMUBA tentang konsep dan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Mengembangkan metode pembelajaran inovatif dan relevan dalam mengajarkan Kemuhammadiyahan. Memperkuat jaringan komunikasi dan kolaborasi antar guru ISMUBA di wilayah Malang Raya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan pada pukul 08.00 WIB, yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMM, Prof. Dr. Khozin, M.Si Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran guru ISMUBA dalam menanamkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan sebagai landasan moral bagi generasi muda.

Setelah sesi pembukaan yang berlangsung khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam kelompok diskusi berdasarkan tingkat pendidikan. Para guru SD mendapatkan pembinaan langsung dari Dr. Saiful Amien, M.Pd.I, sementara guru SMP dipandu oleh Dr. Dina Mardiana, M.Pd.I. Adapun guru SMA mengikuti materi bersama Zulfikar Yusuf, M.Pd.I.

       

Diskusi ini difokuskan pada pembahasan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk memperkuat nilai-nilai Kemuhammadiyahan di setiap tingkatan pendidikan. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terlihat dari interaksi aktif selama sesi berlangsung.

Setelah sesi materi, peserta dibagi ke dalam kelompok diskusi untuk merumuskan metode pembelajaran yang efektif dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan. Hasil diskusi dipresentasikan di depan seluruh guru ISMUBA yang hadir di semua tingkatan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, FAI UMM berharap para guru dapat membawa pembaruan dalam pembelajaran ISMUBA yang lebih relevan dan berdampak, seiring dengan tantangan pendidikan di era digital. Fakultas optimistis bahwa kolaborasi dan penguatan kapasitas guru ini akan berkontribusi besar dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan unggul. (dn/ik)