Kembali Bekali Keterampilan Instruksional Dosen, Laboratorium Tarbiyah FAI UMM Gelar Penyelarasan Modul Matakuliah Berpraktikum

Jum’at, 12 Mei 2023. Laboratorium Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam menggelar kegiatan penyelarasan modul matakuliah berpraktikum. Bertempat di The Sky Rooftop Rayz Hotel UMM, penyelarasan modul kali ini dihadiri oleh jajaran dekanat FAI UMM, 8 peserta dari instruktur mata kuliah berpraktikum dan kepala laboratorium di lingkungan FAI Universitas Muhammadiyah Malang. Sebagai catatan, acara kali ini merupakan bentuk follow up dari pelatihan penulisan modul berpraktikum yang telah diselenggarakan oleh Laboratorium Tarbiyah FAI UMM pada Maret lalu. Dalam sambutannya, Dekan FAI UMM, Dr. Khozin M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kinerja Laboratorium Tarbiyah dalam men-support kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, salah satunya melalui pelatihan bagi para dosen pengampu mata kuliah berpraktikum. Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut juga menceritakan bagaimana proses lahirnya Lab Tarbiyah di FAI UMM, hingga dapat berdiri lebih kokoh saat ini. Menyambung sambutan Dekan FAI, Kepala Laboratorium Tarbiyah, I’anatut Thoifah, M.PdI menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya penyelarasan modul bagi instruktur mata kuliah berpraktikum di lingkungan FAI UMM. Beliau berharap melalui kegiatan kali ini, keterampilan instruksional dosen yang telah dilatih beberapa bulan yang lalu, dapat diselaraskan dan difinalisasi sehingga berdampak pada output modul praktikum bagi mahasiswa. Momen penyelarasan modul kali ini tidak disia-siakan oleh para dosen mata kuliah berpraktikum. Sembari menikmati pemandangan cantik area pegunungan kawasan Batu dari lantai paling atas hotel Rayz, para dosen dapat lebih fokus menyelesaikan pengerjaan modul sesuai mata kuliah yang diampu.(DM)
FAI UMM Gelar Yudisium Angkatan ke-108 Periode II Tahun 2023

Sabtu, 6 Mei 2023. Fakultas Agama Islam kembali gelar Yudisium Angkatan ke-108 Periode II Tahun 2023. Digelar secara luring, yudisium kali ini mengambil lokasi di Aula GKB III Lt. 6 Universitas Muhammadiyah Malang. Dihadiri dekanat, kaprodi, sekprodi, dosen, dan segenap calon Wisudawan/Wisudawati, yudisium berlangsung dengan khidmat. Kelulusan para mahasiswa peserta yudisium sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan Dekan Fakultas Agama Islam tanggal 3 Mei 2023 yang dibacakan oleh Bapak Dr. Saiful Amien, M.Pd selaku Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam. Tercatat dari empat Program Studi FAI, yudisium kali ini meluluskan 37 mahasiswa dan mahasiswi. Jumlah tersebut terdiri dari 12 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, 10 mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam, 9 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, serta 6 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Diantara calon Wisudawan/Wisudawati yang mengikuti yudisium tersebut, lulusan terbaik tingkat Fakultas diraih oleh Saudari Annisa Hasanah Nasution dengan perolehan IPK tertinggi 3.97 (tiga koma sembilan puluh tujuh). Mahasiswa lulusan terbaik ini berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Pada momentum Yudisium kali ini, sambutan diberikan oleh Bapak Dr. Saiful Amien, M.Pd selaku Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau memberikan ucapan selamat kepada para calon Wisudawan/Wisudawati yang secara resmi telah dikukuhkan kelulusannya, sehingga menyandang gelar Sarjana. Wakil Dekan II yang akrab disapa Pak Amien tersebut juga memberikan beberapa nasehat penting kepada para calon Wisudawan/Wisudawati. “Jika kita ingin meraih hasil yang luar biasa, maka lakukanlah melalui proses yang luar biasa pula. Pesan saya, setelah lulus S1, carilah tempat dimana Muhammadiyah ada, dan aktiflah untuk menghidupkan Muhammadiyah dimanapun kalian berada”, ujarnya. Sebagai penutup acara yudisium kali ini, calon Wisudawan/Wisudawati berswafoto beserta para dosen dan pimpinan FAI UMM. (DM)
Audit Mutu Internal FAI oleh tim BPMI UMM

Malang, 12 April 2023. Bertempat di ruang Laboratorium Tarbiyah, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang menerima kunjungan tim auditor Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) Universitas Muhammadiyah Malang. Kunjungan ini disambut langsung oleh 17 pejabat struktural di lingkungan FAI UMM yang terdiri dari Dekan FAI UMM, Bapak Dr. Khozin, M.Si, para Wakil Dekan, para Kaprodi dan Sekprodi, serta Ka TU FAI UMM. Audit Mutu Internal (AMI) tersebut merupakan salah satu rangkaian Field Audit yang dilaksanakan oleh BPMI, setelah sebalumnya telah dilakukan sosialisasi pelaporan SPMI melalui SIM SPMI 2.0. Tahapan kegiatan AMI di FAI UMM secara khusus didampingi oleh Bapak Dr. Saiman, M.Si; Bapak Dr. Atok Miftahul Huda, M.Pd; serta Bapak Dr. Ir. Aniek Iriany, M.P selaku auditor. Selain itu, kepala Gugus Penjaminan Mutu Internal (GPMI) FAI, Bapak M. Sarif, M.Ag. secara teknis bertindak menjadi pembawa acara dan mencatat hal-hal penting selama proses audit yg bisa menjadi bahan perbaikan pelaksanaan semua tahapan siklus PPEPP. Kegiatan Audit Mutu Internal FAI UMM diakhiri dengan pembacaan hasil dan rekomendasi audit, penandatanganan Berita Acara Audit, dan pengambilan dokumentasi foto bersama. (DM)
Bekali Dosen dengan Keterampilan Instruksional, Laboratorium Tarbiyah FAI Adakan Pelatihan Penulisan Modul Mata Kuliah Berpraktikum

Sabtu, 18 Maret 2023. Laboratorium Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam menggelar pelatihan penulisan modul berpraktikum. Bertempat di ruang Micro Teaching Program Studi PAI FAI, pelatihan ini dihadiri oleh jajaran dekanat FAI UMM, 11 peserta dari instruktur mata kuliah berpraktikum dan kepala laboratorium di lingkungan FAI Universitas Muhammadiyah Malang. Bertindak sebagai pemateri pelatihan yakni Dr. Yuni Pantiwati, MM. M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan FAI UMM, Dr. Khozin M.Si, menyampaikan peran penting laboratorium dalam menyokong keberlanGsungan siklus akademik di tingkat Program Studi. Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut juga memaparkan secara singkat tentang sistematika modul yang berisi tujuan instruksional, materi, hingga tes formatif. Beliau berpesan kepada para dosen FAI untuk memiliki bidang keahlian yang termasuk dalam rumpun ilmu-ilmu agama. Menyambung sambutan Dekan FAI, Kepala Laboratorium Tarbiyah, I’anatut Thoifah, M.PdI menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya pelatihan modul bagi instruktur mata kuliah berpraktikum di lingkungan FAI UMM. Beliau berharap melalui pelatihan ini, instruktur memiliki keterampilan instruksional penyusunan modul mata kuliah berpraktikum, sehingga menunjang ketercapaian output mata kuliah yang ingin dicapai. Sesi inti berupa materi pelatihan, disampaikan oleh Ibu Dr. Yuni Pantiwati, MM. M.Pd. Dalam paparannya, dosen FKIP UMM tersebut menjelaskan secara runtut mulai dari konsep modul, bagaimana cara merancang modul yang sesuai dengan karaktertistik dan desain modul, hingga target luaran modul yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Menurut Ibu Yuni, modul sebagai bagian buku ajar memiliki posisi penting dalam menunjang proses perkuliahan mata kuliah berpraktikum. Cakupan modul yang sistematis akan memuat sistematika pembahasan yang bersifat deduktif, memiliki karakteristik yang koheren, serta taget luaran yang berupa produk yang tepat sasaran. (DM)
Halaqah Ilmiah Sabtu Pagi (HISP) FAI UMM Kupas Tuntas Tradisi Literasi Keagamaan Muhammadiyah

SABTU, 25 Februari 2023. Gelaran Halaqah Ilmiah Sabtu Pagi (HISP) FAI-UMM kali ini mengambil tema “Tradisi Literasi Keagamaan Muhammadiyah”. Bertindak sebagai pemateri Bapak Mochammad Firdaus, M.Ed. dan didampingi oleh Ibu Sri Cahyaning Umi Salama, S.EI., M.Si. sebagai moderator. Bertempat di GKB III Lt. 5 Ruang 502 UMM, Bapak Firdaus selaku pemateri mengawali paparan dengan mengulas tradisi literasi di Muhammadiyah di masa-masa awal. Dalam hipotesisnya, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ini mengungkap adanya kesamaan Muhammadiyah dengan gerakan puritan. Indikator yang melatari pernyataan tersebut terletak pada kajian fiqh yang ada di masjid-masjid Muhammadiyah cenderung pada kajian tematik, serta minim kajian sanad. Dalam pandangan pemateri, tradisi sanad merupakan faktor urgen yang harus dilakukan, terutama dalam kajian literasi. Namun, faktor tradisi sanad tersebut masih minim ditemui di Muhammadiyah sendiri. Sebagai basis argumen akademis atas hipotesis yang disampaikan, Bapak Firdaus mengungkap hasil survei yang telah dilakukan terhadap responden warga Muhammadiyah. Survei tersebut mengungkap fakta konsep tauhid yang dijadikan acaun ialah Ibn Taimiyah (70%); tokoh agama yang sering dijadikan rujukan yakni Imam Al-Ghazali (60%); kajian ilmiah yang sering diikuti (73%) ialah Ust. Adi Hidayat; Fathul Qorib menjadi referensi kitab yang paling sering dirujuk (70%); literatur tasawuf menggunakaan kitab Ihya’ Ulumuddin (67%). Berdasar pada hasil survei tersebut, Bapak Firdaus mensinyalir bahwa corak literatur keagamaan warga Muhammadiyah bersifat lateral dengan merujuk pada ulama Asy’ari. “Warga Muhammadiyah beraqidah Ibn Taimiyah, tetapi tetap bertasawuf. Dengan demikian, kemungkinan besar warga Muhammadiyah mengalami apa yang disebut transformasi ideologi. Pertanyaan berikutnya apakah Muhammadiyah condong ke Asy’ari atau Salafi?” ujarnya. Penjelasan lanjut dari Bapak Firdaus mengungkap bahwa Muhammadiyah lebih dekat dengan Muhammad Abduh yang sangat identik dengan Asy’ariyah. Terlebih, nilai yang terkandung dalam Himpiunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah lebih kental dengan nilai Asy’ari yang identik dengan Tafwidh dan Ta’wil. Menariknya, terdapat istilah-istilah menarik seperti “Ahlil Haq was Sunnah” di dalam HPT yang identik dalam kitab Ibanah yang membahas tentang iman. Di akhir materinya, Bapak Firdaus menyimpulkan bahwa Muhammadiyah lebih dekat dengan paham Asy’ari. Tak lupa, beliau meminta masukan dan arahan atas hasil paparan yang telah disampaikan dalam kesempatan HISP kali ini.(DM)
FAI UMM SAMBUT KUNJUNGAN DARI MA’HAD IHYA’ AL-AHMADI SELANGOR MALAYSIA

Selasa, 21 Pebruari 2023. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang kembali menerima tamu luar negeri. Kali ini datang berkunjung Ma’had Ihya’ Al-Ahmadi, Selangor-Malaysia. Berlokasi di Laboratorium Tarbiyah Prodi PAI Fakultas Agama Islam Lt. 5 Universitas Muhammadiyah Malang, kunjungan yang beranggotakan 32 orang santri dan santriwati, serta 3 pendamping (Ustadz) ini diterima langsung oleh Wakil Dekan III FAI UMM, Bapak Imamul Hakim, S.E., M.Sh, Director International Relations Office UMM, Ibu Dr. Ir. Listiari Hendraningsih, M.P, serta Ketua Tim PMB FAI UMM, Bapak Fitrian Aprilianto, S.E., M.E. Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FAI UMM menyampaikan rasa bahagia atas kunjungan yang dilakukan oleh Ma’had Ihya’ Al-Ahmadi, disamping mengingatkan kembali kenangan beliau saat studi S-2 di negara jiran tersebut. Menurut dosen yang saat ini menempuh studi doktoral di UIN Malang tersebut, silarurrahim akademik semacam ini perlu dirawat dan ditingkatkan kualitasnya dengan penjajakan kerjasama antar lembaga. Tak lupa, Bapak Imamul Hakim memperkenalkan Fakultas Agama Islam yang memiliki empat program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Hukum Keluarga Islam, dan Ekonomi Syariah. Rombongan santri dari Malaysia ini merupakan peserta Short Course di Thursina IIBS Kota Malang. Dalam kesempatan yang sama, Ustadz M. Arief Fathurrahman, S.Pd.I. selaku Manager of Public Relation Thursina IIBS Malang mengutarakan rasa syukurnya karena dapat bersilaturrahim ke UMM, tempat dimana beliau pernah mengenyam pendidikan saat studi S-1 dahulu. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Dr. Ir. Listiari Hendraningsih, M.P. Dalam sambutannya, Ibu Lis menyampaikan profil UMM dengan beragam keunggulan yang dimilikinya, salah satunya kelas Center of Excellent (CoE) yang bisa menjadi opsi mahasiswa untuk mengasah keterampilan dan minat yang dipunya. Selanjutnya, dilakukan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari FAI UMM kepada Ma’had Ihya’ Al-Ahmadi. Mewakili Tim PMB FAI UMM, Ibu Dr. Dina Mardiana, M.Pd.I selaku Sekretaris Tim PMB sekaligus PIC Humas Fakultas menyampaikan beberapa hal, salah satunya ialah dua kelas CoE yang telah dimiliki oleh FAI UMM, yakni Corporate Law School dan Penerjemah Bahasa Arab yang masing-masing dimiliki oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Antusiasme santri Ma’had Ihya’ Al-Ahmadi nampak dalam momen Sharing session. Adam, salah satu santri, mengungkap kekagumannya saat masuk ke area kampus UMM. “MasyaAllah, tersergam indah kampus UMM ni”, ujarnya. Salah satu santri lain, Syabil, mengutarakan keinginannya untuk bisa lanjut studi dengan mengambil engineering sesuai dengan minatnya. Semoga kunjungan akademik semacam ini dapat bermanfaat bagi kedua institusi. (DM)
KUNJUNGAN PONPES MODERN ZAM-ZAM MUHAMMADIYAH BANYUMAS KE PRODI PAI FAI UMM

Kamis, 16 Pebruari 2023. Program Studi PAI Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Unit SMA MBS Zam-Zam Banyumas-Jawa Tengah. Berlokasi di Aula GKB III Lt. 6 Universitas Muhammadiyah Malang, kunjungan yang beranggotakan 10 orang pendamping (guru) dan 89 orang santri ini diterima langsung oleh Wakil Dekan III FAI UMM, Bapak Imamul Hakim, S.E., M.Sh. Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FAI UMM menyampaikan rasa bahagia atas kunjungan yang dilakukan oleh Ponpes Modern Zam-Zam Muhammadiyah dan berharap silaturahim dapat terjalin semakin erat. Menurut dosen yang saat ini menempuh studi doktoral di UIN Malang tersebut, lulusan dari MBS telah banyak yang diterima kuliah di kampus swasta terbaik. Tak lupa, Bapak Imamul Hakim memperkenalkan Fakultas Agama Islam yang memiliki empat program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Hukum Keluarga Islam, dan Ekonomi Syariah. Terlebih, salah satu keunggulan Prodi Pendidikan Agama Islam terletak pada program “kuliah ke luar negeri” dengan rutin setiap tahunnya selalu mengirim mahasiswanya ke Turki. Di sisi lain, Ustadz Nur Hanif, S.HI. selaku guru Pondok Pesantren Muhammadiyah Zam Zam Cilongok Banyumas mengutarakan pertanyaan terkait jalur yang bisa ditempuh untuk masuk UMM agar para santri di lembaganya memiliki gambaran tentang rencana studi S-1 mereka. “Diantara pondok pesantren Muhammadiyah di Indonesia, Pondok Pesantren Muhamadiyah Zam Zam Cilongok ini merupakan pondok pesantren terbesar kedua. Lulusan dari MBS ini sudah banyak yang diterima kuliah di luar negeri maupun di Indonesia baik di negeri maupun swasta”, ucap beliau. Setelah acara sambutan dari pihak MBS Zam-Zam dan Wadek III FAI UMM berlangsung, dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari Prodi PAI FAI UMM yang diwakili oleh Wakil Dekan III FAI UMM. Mewakili Prodi PAI, Bapak Zulfikar Yusuf, M.Pd.I selaku Sekretaris Prodi PAI menyampaikan beberapa hal. Poin pertama yang diutarakan beliau terkait profil lulusan PAI yang dididik menjadi 3 lulusan, yaitu pendidik PAI, asisten peneliti dan Islamic edupreneur. Selanjutnya, Bapak Zulfikar Yusuf juga menyampaikan bahwa untuk profil pendidik tidak hanya dibekali kemampuan dalam mengajar, tetapi juga dibekali dengan kemampuan bahasa asing, yaitu bahasa Arab dan kemampuan media. Mahasiswa yang mempunyai kemampuan bahasa Arab tidak perlu belajar bahasa Arab lagi, tetapi mereka dapat mengambil Matakuliah lain, sekaligus memanfaatkan skill yang dimiliki untuk menjadi pengajar diantara teman-temannya. Begitupun jika mahasiswa memiliki skill berdakwah, dapat dikonversikan ke Matakuliah ilmu dakwah. Kualiatas SDM PAI UMM sendiri memiliki 3 Profesor, 8 Doktor dan 11 Magister. Banyak mahasiswa PAI yang berprestasi tingkat nasional dan mendapatkan penghargaan. Beasiswa yang ada di FAI diantaranya beasiswa ulama tarjih, alumni sekolah Muhammadiyah, beasiswa keluarga, beasiswa prestasi dan beasiswa yatim, sedangkan beasiswa yang baru diproses yaitu beasiswa tahfidz Al Qur’an 5 juz. Dalam Closing statement beliau, dosen yang akrab disapa Pak Izuel ini mengungkap “Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain yang akhirnya berdampak pada diri kita. Maing-masing dari kita memiliki kesempatan, peluang, dan potensi yang penting kita kembangkan”. (DM)
FAI UMM Sukses Gelar Yudisium Angkatan Ke-107 Periode I Tahun 2023

Rabu, 15 Pebruari 2023. Fakultas Agama Islam kembali gelar Yudisium Angkatan ke-107 Periode I Tahun 2023. Digelar secara luring, yudisium kali ini mengambil lokasi di Aula GKB III Lt. 6 Universitas Muhammadiyah Malang. Dihadiri dekanat, kaprodi, sekprodi, dosen, dan segenap calon Wisudawan/Wisudawati, yudisium berlangsung dengan khidmat. Kelulusan para mahasiswa peserta yudisium sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan Dekan Fakultas Agama Islam tanggal 3 Pebruari 2023 yang dibacakan oleh Bapak Dr. Saiful Amien, M.Pd selaku Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam. Tercatat dari empat Program Studi FAI, yudisium kali ini meluluskan 59 mahasiswa dan mahasiswi. Jumlah tersebut terdiri dari 21 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, 13 mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam, 11 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, serta 14 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Diantara calon Wisudawan/Wisudawati yang mengikuti yudisium tersebut, lulusan terbaik tingkat Fakultas diraih oleh Saudari Rihadatul Izza Rosyidah dengan perolehan IPK tertinggi 3.91 (tiga koma sembilan puluh satu). Mahasiswa lulusan terbaik ini berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Pada momentum Yudisium kali ini, sambutan diberikan oleh Bapak Pradana Boy ZTF, M.A., Ph.D selaku Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau memberikan ucapan selamat kepada para calon Wisudawan/Wisudawati yang secara resmi telah dikukuhkan kelulusannya, sehingga menyandang gelar Sarjana. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Pradana Boy menyampaikan konsep keberhasilan manusia secara bertahap (Tabaqan an thabaq) untuk menuju kesuksesan, serta Kun fayakun sebagai cara Tuhan yang bersifat Sunnatullah. Wakil Dekan I yang akrab disapa Pak Boy tersebut juga memberikan beberapa nasehat penting kepada para calon Wisudawan/Wisudawati. “Jika kita ingin meraih hasil yang luar biasa, maka lakukanlah melalui proses yang luar biasa pula. Pesan saya, setelah lulus S1, carilah tempat dimana Muhammadiyah ada, dan aktiflah untuk menghidupkan Muhammadiyah dimanapun kalian berada”, ujarnya. Sebagai penutup acara yudisium kali ini, calon Wisudawan/Wisudawati berswafoto beserta para dosen dan pimpinan FAI UMM. (DM)
Mahasiswa Ekonomi Syariah FAI UMM Raih Juara Essay Tingkat Nasional

Malang, 5 Februari 2023. Muhammad Syahrullah Sr., mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (Ekos) FAI UMM berhasil raih juara 3 lomba esai mahasiswa tingkat nasional. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring dalam event POSAN: “PEKAN OLIMPIADE & SENI AKBAR NASIONAL 2023″ yang diselenggarakan oleh Platform Gudang Prestasi Indonesia. Tema yang diangkat dalam Lomba esai ini adalah “Semangat Moderasi Dan Pancasila”. Dalam kompetisi ini, mahasiswa Ekos yang baru akan memasuki semester 2 ini mengangkat judul “”Pancasila dalam Konteks Sejarah Bangsa Indonesia” dalam karyanya. Mahasiswa asal Makasar berhasil masuk babak perempat final setelah mengalahkan lebih dari 100 peserta mahasiswa lainnya Se-Indonesia. Ia menduduki peringkat 3 mewakili Universitas Muhammadiyah Malang, di bawah Universitas Palangkaraya di posisi runner up dan Universitas Negeri Yogyakarta sebagai peringkat 1. Melalui sambungan Whatsapp, Muhammad Syahrullah Sr. menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan, hal itu tak akan diraih tanpa dukungan dari berbagai pihak. Syahrullah yang pernah menjuarai olimpiade matematika dan ekonomi ketika awal menjadi Mahasiswa Baru 2022 tersebut mengatakan bahwa prestasinya kali ini dapat membuka jalan meraih pencapaian yang lain. “Penghargaan dari saya terima dari penyelenggara lomba, berupa medali, piagam dan sertifikat ini setidaknya memberi semangat baru bagi saya untuk terus berkarya”, ujar Syahrullah. (DM)
FAI UMM Gelar Lokakarya Rintisan dan Pengembangan Kerjasama

Sabtu, 4 Februari 2023. Fakultas Agama Islam (FAI) UMM menyelenggarakan lokakarya rintisan dan pengembangan kerjasama. Lokakarya ini diselenggarakan di Ruang 502-504 GKB 3 Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Malang secara luring. Kegiatan yang diikuti oleh struktural, dekanat, kaprodi, sekprodi, kalab, serta seluruh dosen FAI tersebut diselenggarakan dalam rangka penyamaan persepsi dari UPPS dan empat prodi di lingkungan FAI UMM terkait rancangan kerjasama tingkat fakultas dan Prodi selama kurun 2023-2026 mendatang. Acara lokakarya ini dibuka langsung oleh Bapak Dr. Khozin, M.Si selaku Dekan Fakultas Agama Islam UMM. Dalam sambutannya, Bapak Dekan menyampaikan peluang kerjasama yang memungkinkan dilakukan oleh FAI UMM, baik dalam skala regional, nasional, maupun internasional. Selanjutnya, acara diisi dengan pemaparan Keynote Speech oleh Bapak Dr. H.C. Priyo Iswanto, M.H. Duta Besar Indonesia untuk Colombia tersebut mengungkap tips dan trik membangun kerjasama luar negeri. “Kita harus berani branding reputasi UMM, punya confident, bisa mencari target, proaktif, punya networking, dan terampil dalam berkomunikasi”. Ungkapnya.