Jakarta, 7 Januari 2026 — Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali melahirkan seorang doktor baru. Mochamad Novi Rifa’i resmi meraih gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Destination Branding untuk Peningkatan Minat Kunjungan Pariwisata Halal di Kabupaten Lombok Barat” dalam sidang promosi doktor yang berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 09.00 WIB di Gedung Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.

Dalam ujian terbuka tersebut, Mochamad Novi Rifa’i diuji oleh para akademisi terkemuka, antara lain Dr. H. M. Nurul Huda, M.Ag dan Prof. Dr. Asep Saeful Muhtadi, M.H. selaku penguji, serta dibimbing oleh dua promotor, Prof. Dr. Andi M. Egas Bakti dan Prof. Dr. H. Hasbullah Hadiwijaya, M.A. Turut hadir pula Prof. Dr. Zulkifli, M.Ag sebagai ketua sidang, beserta jajaran dosen dan civitas akademika Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.

Disertasi yang disusun oleh Mochamad Novi Rifa’i menyoroti pentingnya destination branding sebagai strategi penguatan citra pariwisata halal di daerah Lombok Barat. Melalui pendekatan penelitian yang komprehensif, ia menunjukkan bagaimana pengelolaan merek destinasi yang berbasis nilai-nilai Islam dapat meningkatkan minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung.

Setelah melewati proses ujian yang berlangsung khidmat dan penuh apresiasi, Mochamad Novi Rifa’i dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ujian terbuka ini juga menjadi momentum penting yang menunjukkan komitmen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mendorong lahirnya riset-riset strategis di bidang ekonomi, manajemen, dan pariwisata berbasis nilai Islam.

Dengan keberhasilannya, Mochamad Novi Rifa’i menambah daftar panjang lulusan doktor dari UIN Jakarta, yakni sebagai doktor ke-1649 yang diwisuda oleh Sekolah Pascasarjana. Hasil penelitiannya diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan destinasi halal, khususnya di Lombok Barat dan daerah lain di Indonesia yang berpotensi menjadi pusat pariwisata syariah dunia.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik pariwisata halal di Indonesia, khususnya dalam penguatan daya saing destinasi wisata yang berkelanjutan dan sesuai prinsip syariah.

Dengan keberhasilannya mempertahankan disertasi di hadapan dewan penguji, Mochamad Novi Rifa’i dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan resmi menyandang gelar Doktor dari Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Humas Ekos/NS)