Malang, 9 Desember 2025 –Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan. Acara ini menghadirkan narasumber profesional Elviera Dewiyanti Surya Putri, selaku Konsultan PUMKM Bank Indonesia Malang, dengan tema “Peran SIAPIK dalam Menentukan Keputusan Bisnis serta Akses Pembiayaan bagi UMKM.”

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, mulai pukul 08.15 hingga 11.00 WIB, bertempat di Aula GKB 4 Lantai 4, Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Kuliah praktisi ini ditujukan khusus bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2023.

Dalam sesi kuliah ini, narasumber menjelaskan secara mendalam mengenai peran aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai alat bantu bagi pelaku UMKM dalam mencatat, menganalisis, dan mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat. Melalui SIAPIK, UMKM dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan mereka, sehingga mempermudah akses terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan, termasuk lembaga keuangan syariah.

Selain membahas aspek teknis penggunaan SIAPIK, Elviera juga menekankan pentingnya literasi keuangan dan pencatatan akuntansi sederhana bagi UMKM, agar usaha kecil dan menengah mampu tumbuh berkelanjutan di era digital. Ia mencontohkan bagaimana pelaku usaha yang menerapkan SIAPIK dapat lebih mudah dalam memperoleh kredit usaha rakyat (KUR) dan pembiayaan syariah karena memiliki rekam jejak keuangan yang jelas.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi aktif mengenai praktik pembiayaan UMKM serta strategi penguatan ekonomi berbasis syariah. Kuliah praktisi ini juga menjadi bagian dari komitmen Prodi Ekonomi Syariah UMM untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga keuangan dan dunia industri melalui kegiatan akademik yang aplikatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Ekonomi Syariah tidak hanya memahami teori ekonomi Islam, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam dunia nyata, terutama dalam mendukung pengembangan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.(Humas Ekos/NS).