Malang – Tiga mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memulai Praktek Kerja Profesional (PKP) di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PDM Kota Malang. Kegiatan Praktek kerja profesional (PKP) selama 30 hari kerja yang dimulai pada 16 Juli 2025 ini menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan Ilmu yang telah dipelajari selama di bangku kuliah ke dalam realita di masyarakat.

Tiga mahasiswa tersebut adalah Ali zulfikar, Farid Maulana dan Habib Mubaraq yang terlibat dalam penanganan persoalan infrastruktur Pasar Besar Kota Malang. Kondisi Pasar Besar Kota Malang kembali menjadi perhatian publik. Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah menjalani Praktek Kerja Profesional (PKP) menyoroti persoalan infrastruktur pasar besar di Kota Malang itu, yang dinilai belum tertangani dengan baik.

Dari hasil pengamatan lapangan, mereka menemukan sejumlah persoalan yang sering dikeluhkan pedagang dan pengunjung. Mulai dari kerusakan bangunan, saluran air hingga menyebabkan genangan saat hujan, hingga fasilitas umum yang dinilai tidak memadai. “Pasar Besar adalah salah satu pusat roda ekonomi masyarakat kota Malang, tetapi kondisinya masih perlu untuk dibenahi,” Ujar Farid Maulana

Selain kenyamanan, faktor keamanan juga menjadi sorotan. Beberapa bagian bangunan disebut sudah mengalami keretakan dan berpotensi membahayakan aktivitas jual beli. Menurut Ali Zulfikar, “Pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk melakukan revitalisasi. Revitalisasi Pasar Besar penting, tidak hanya untuk memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga agar aktivitas ekonomi di dalamnya berjalan lancar dan aman,” tambahnya.

Mahasiswa PKP HKI UMM ini juga menilai perbaikan pasar harus dilakukan dengan perencanaan matang, serta memperhatikan kebutuhan pedagang kecil. Mereka mengingatkan agar program revitalisasi tidak hanya sekedar proyek pembangunan, tetapi benar-benar berpihak kepada masyarakat kota Malang.

Kehadiran Pasar Besar sebagai pusat perdagangan tradisional di Kota Malang dinilai sangat vital. Dengan kondisi infrastruktur yang lebih baik, pasar ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus mendukung perekonomian warga. (ali zulfikar)