Pererat Kerjasama, FAI UMM Dorong Mahasiswa Siap Terjun di Dunia Profesional HAKI

Malang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja. Pada Selasa, 29 Juli 2025, FAI UMM secara resmi mengantarkan mahasiswa program unggulan Center of Excellence (CoE) Corporate Law Firm (CLS) untuk memulai kegiatan magang di Kantor Mavens Intellectual Property Consulting Service, sebuah kantor konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) terkemuka di Kota Malang.
Kegiatan pengantaran ini dilakukan langsung oleh Dosen Pendamping Lapang, Imroatus Solihah, S.H., S.Sy., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja yang bermakna, serta mengasah keterampilan hukum praktis khususnya di bidang kekayaan intelektual.
“Mahasiswa kami kami titipkan untuk benar-benar digembleng dan ditempa dengan pengalaman nyata di dunia kerja, khususnya di bidang hukum kekayaan intelektual yang menjadi fokus Mavens IP Consulting Service. Kami berharap kerjasama ini tidak hanya berhenti pada magang, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) ke depan. Tentu harapan kami yang terbesar, mahasiswa CoE CLS FAI UMM dapat diserap menjadi tenaga profesional di Mavens setelah lulus,” tutur Imroatus Solihah di hadapan tim Mavens dan mahasiswa peserta magang.
Profesionalisme Mavens IP Consulting Service di Bidang HAKI
Dalam kesempatan yang sama, Konsultan HAKI senior dari Mavens Intellectual Property Consulting Service, Moh. Fahrial Amrulla, S.H., M.H., turut menyambut kehadiran para mahasiswa dengan antusias. Dalam penjelasannya, Fahrial menyampaikan bahwa dunia kerja khususnya di bidang HAKI menuntut profesionalisme tinggi, ketelitian, dan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan praktik kekayaan intelektual baik di level nasional maupun internasional.
“Di Kota Malang, hanya ada tiga konsultan HAKI resmi yang aktif, dan saya salah satunya. Artinya, kesempatan untuk belajar langsung di kantor seperti Mavens ini adalah peluang langka. Di sini kami telah terbiasa menangani klien dari berbagai sektor, baik individu kreatif, perusahaan lokal, hingga institusi yang ingin melindungi merek dagang, paten, hak cipta, dan desain industri mereka. Kami harap adik-adik mahasiswa dapat belajar secara maksimal, dan tidak hanya memahami teori, tapi juga praktik profesional dalam melayani klien,” ujar Fahrial.
Ia menambahkan, Mavens Intellectual Property Consulting Service berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa magang agar mereka memiliki kesiapan mental dan kompetensi untuk bersaing di dunia kerja yang kompetitif, terutama di ranah hukum kekayaan intelektual yang semakin vital di era digital.
Mahasiswa Senang dan Antusias Magang di Mavens
Tiga mahasiswa CoE CLS FAI UMM yang akan menjalani magang, yaitu Bagus, Uwais Al Qorni dan Agid Yukafi Ghinan, menyampaikan rasa syukur dan antusiasme mereka. Bagi Uwaiq, magang di Mavens merupakan realisasi dari keinginannya untuk belajar langsung dari praktisi HAKI.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa diterima magang di Mavens. Ini benar-benar sesuai dengan fokus pembelajaran CoE Corporate Law Firm yang kami jalani di kampus. Saya ingin memperdalam ilmu tentang HAKI dan mendapatkan pengalaman langsung dalam menangani kasus-kasus nyata di bidang ini,” ungkap Uwais al Qorni.
Sementara itu, Agid Yukafi Ghinan menyampaikan kesan positifnya terhadap suasana kantor dan tim di Mavens IP Consulting Service. Menurutnya, lingkungan kerja yang nyaman akan mempengaruhi semangat dan produktivitas.
“Saya merasa sangat diterima dengan baik di sini. Tim di Mavens sangat ramah, dan suasana kantor estetik seperti kafe modern. Bekerja di tempat seperti ini tentu tidak membuat bosan, malah membuat saya semakin semangat. Saya yakin akan banyak belajar di sini dan bisa mengasah keterampilan hukum secara langsung,” ujar Agid.
Menuju Kerjasama Strategis Berkelanjutan
Kegiatan pengantaran mahasiswa magang ini tidak hanya menjadi momen awal pembelajaran lapangan, namun juga menjadi bagian dari upaya strategis FAI UMM untuk menjalin dan memperkuat kerjasama dengan dunia industri hukum. Imroatus Solihah menegaskan pentingnya kolaborasi kampus dengan dunia kerja sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Ke depan kami ingin MoA dan IA dengan Mavens segera terwujud agar sinergi antara FAI UMM dan Mavens IP Consulting Service dapat terus berkembang. Tidak hanya untuk magang, tapi juga riset bersama, seminar, dan peluang kerja bagi lulusan kami,” imbuh Imroatus Solihah.
Dengan program CoE Corporate Law Firm, FAI UMM menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki soft skill dan hard skill yang dibutuhkan di dunia industri hukum, termasuk di bidang kekayaan intelektual yang terus berkembang.
Kegiatan magang ini dijadwalkan berlangsung selama tigabulan ke depan, dan diharapkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam dunia hukum kekayaan intelektual serta membangun jejaring profesional demi masa depan karir yang gemilang. (im)