PERDALAM SKILL MENULIS ARTIKEL JURNAL: PBA UMM BEKALI MAHASISWA DALAM WORKSHOP ARTIKEL ILMIAH

PBA UMM News – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adakan Workshop karya ilmiah yang bertemakan “Tips dan Trik: Menulis Artikel Jurnal Ilmiah Bagi Pemula” pada Jum’at, 20 Juni 2025 pukul 08.00 di Ruang 502 & 504 GKB II Lantai 5 (Kampus III UMM). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PBA UMM angkatan 2022 dan 2023. Narasumber dalam kegiatan ini ialah Ahmad Fauzi, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pendidikan Biologi UMM dengan H-Index Scopus 12 dan 21 artikel scopus, editor dan reviewer jurnal). Pada workshop ini terbagi menjadi tiga termin. Pertama pemberian materi. Kedua praktik membuat artikel dengan Chat GPT, Google AI Pro, cara mengolah Prompt, dan lainnya. Ketiga, tanya jawab. “Sebagus apapun tulisan, tapi kalua kualitas penelitian kurang, ya kurang dan agak sulit untuk eksplorasi, begitu juga sebaliknya”, tutur Fauzi. Salah satu item yang bagus untuk penelitian adalah metode. Meskipun dengan durasi yang sebentar, hal itu bisa diatasi jika metodenya bagus. Selain itu, sejatinya tidak ada penelitian yang dipaksakan alias ada masalah yang kemudian dipecahkan. Jika ingin menulis artikel di jurnal bereputasi Sinta 1-2, maka perbanyaklah referensi internasional agar nantinya editor bisa melirik artikel yang dilakukan oleh penulis. Ketika berbicara tentang metode penelitian, maka penelitian kuantitatif dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), desain metode harus jelas di awal. Namun kalua penelitian kualitatif, bisa nberkembang sesuai perkembangan penelitian. Penanggungjawab dalam kegiatan ini sekaligus koordinator naskah publikasi prodi, Anisatu Thoyyibah, S.Hum., M.Hum juga menuturkan bahwa pelatihan atau workshop ini untuk membekali para mahasiswa agar bisa menulis artikel ilmiah dan publish di jurnal. Sehingga para mahasiswa nantinya tidak nol pengetahuan akan artikel ilmiah jurnal. [ATy]
Pelepasan Mahasiswa Magang Internasional Batch 3: Prodi Pendidikan Bahasa Arab FAI UMM Siap Melangkah Global

MALANG – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi mengadakan seremoni pelepasan Mahasiswa Magang Internasional Batch 3. Acara yang dilaksanakan pada Senin, 14 Juli 2025, pukul 09.00 WIB di Ruang Pertemuan FAI UMM, menandai kesiapan enam mahasiswa terpilih untuk memulai pengalaman magang di luar negeri. Khususnya untuk gelombang ini, durasi magang diperpanjang dua bulan lebih panjang dari program sebelumnya dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih baik dalam pembelajaran kepada mahasiswa magang maupun sekolah tempat magang mahasiswa tersebut. Seremoni pelepasan ini juga menjadi momen penting dalam menindaklanjuti perpanjangan kerjasama dengan ITB Malaysia. Para mahasiswa ini akan bertugas sebagai asisten pengajar dan membawa program unggulan UMM, termasuk pengembangan dan penguatan bahasa, pelatihan tarannum (seni membaca Al-Qur’an), dan program Baca Kitab kuning (membaca kitab-kitab klasik Islam). Hadir dalam acara tersebut Dekan FAI UMM dan Kepala Prodi PBA yang memberikan pesan motivasi dan dukungan penuh. Program Magang Internasional ini sangat strategis dalam upaya FAI UMM untuk mencetak lulusan yang kompeten secara global. Dengan magang ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar dan kompetensi berbahasa, serta memperdalam pemahaman lintas budaya. Program ini sekaligus memperkuat jaringan internasional universitas, dengan tujuan menghasilkan akademisi dan praktisi Bahasa Arab yang unggul dan siap bersaing di kancah global.
Lab Syariah Gelar Pembekalan PKP Ganjil 2025/2026: “Magang Berdampak, Pilar Awal Hukum Keluarga Islam di Masyarakat”

Menjelang pelaksanaan Praktek Kerja Profesional (PKP) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Laboratorium Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan kegiatan pembekalan bagi para mahasiswa calon peserta magang. Kegiatan ini d bertempat di Ruang Sidang Semu (515) Gedung Fakultas Agama Islam, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dengan mengusung tema “Magang Berdampak: Pilar Awal Hukum Keluarga Islam di Masyarakat,” pembekalan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis dan etis sebelum mereka terjun langsung ke dunia kerja profesional, khususnya di ranah lembaga-lembaga yang bergerak di bidang hukum keluarga Islam. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam, Dr. Saiful Amien, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan mental dan integritas mahasiswa saat menjalani PKP. “Magang bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi juga ruang aktualisasi nilai-nilai syariah dalam masyarakat. Mahasiswa HKI harus bisa menunjukkan kualitas keilmuan sekaligus akhlak yang luhur,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Program Studi HKI, Muhammad Arif Zuhri, Lc., M.H.I., turut menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi bagian penting dari kurikulum berbasis praktik. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya siap secara teori, tetapi juga mampu membawa nilai kebermanfaatan saat berada di lapangan,” katanya. Kegiatan ini dipandu oleh Staf Laboratorium Syariah, Imroatus Solihah, S.Sy., S.H., M.H.,dan berjalan dengan tertib serta interaktif. Sementara itu, materi utama pembekalan disampaikan oleh Kepala Laboratorium Syariah, R. Tanzil Fawaiq Sayyaf, S.Sy., M.H., yang memberikan penjelasan teknis terkait prosedur PKP, etika dalam pelaksanaan magang, serta strategi agar mahasiswa mampu memberikan dampak positif selama berada di lokasi praktik. Pembekalan ini bersifat wajib dan terintegrasi dalam penilaian PKP. Selain pemaparan teknis dan etika magang, mahasiswa juga dibekali dengan materi seputar penguatan peran hukum keluarga Islam dalam dinamika masyarakat modern. Kegiatan berlangsung dengan antusias, diikuti oleh ratusan mahasiswa semester akhir yang akan segera menjalani masa magang di berbagai instansi, seperti Pengadilan Agama, KUA, lembaga mediasi, hingga pusat-pusat layanan hukum keluarga. Dengan terselenggaranya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa HKI UMM dapat menjalani PKP secara profesional dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum keluarga secara islami, humanis, dan solutif. (nm)